Bukan Invasi, China Bisa Pakai Taktik Kejam Ini untuk Hancurkan Taiwan

Selasa, 09 Februari 2021 - 10:41 WIB
loading...
A A A
Kampanye untuk menghancurkan Taiwan ini akan mencakup campuran agresif antara teknologi baru dan metode konvensional, dari tekanan ekonomi hingga tindakan rahasia dan penggunaan kekuatan militer yang terbatas.

Makalah tersebut, yang sebagian didanai oleh pemerintah Australia melalui hibah Departemen Pertahanan, menguraikan skenario terperinci di mana China, daripada menginvasi Taiwan, akan berusaha menciptakan kekacauan total di Taiwan dan memaksa pemerintah untuk memenuhi tuntutan Republik Rakyat China (RRC).

“Awalnya, tidak mungkin untuk menunjukkan dengan tepat siapa yang berada di balik banyak tindakan provokatif,” tulis Jakobson.

“Beberapa tembakan akan dilepaskan selain kemungkinan pembunuhan politik. Angkatan bersenjata Taiwan akan berjuang untuk melawan tindakan Beijing. Jika tidak ada kecaman keras terhadap Beijing dan penerapan sanksi ekonomi terhadap RRC, AS dan lainnya, termasuk Australia, akan merasa sulit untuk membantu Taiwan," paparnya.

China kemudian dapat menekan investor utama Taiwan di China untuk menandatangani surat kepada pemerintah Taiwan yang menyerukan pembicaraan politik lintas-Selat—penolakan untuk menandatangani akan mengakibatkan "kesulitan bisnis".

Beijing kemudian dapat tiba-tiba memotong rute udara Taiwan ke China, memaksa maskapai penerbangan internasional untuk memilih antara melayani kedua negara tersebut.

"Pesawat-pesawat tempur China, yang telah terlibat dalam unjuk kekuatan yang meningkat di wilayah udara Taiwan sejak pelantikan Presiden AS Joe Biden, akan melakukan serangan tidak hanya melintasi garis median Selat Taiwan, seperti yang mereka lakukan hari ini, tetapi juga di Taiwan sendiri," sambung Jakobson.

Saat ketegangan meningkat, pasar saham Taiwan akan anjlok. Partai Progresif Demokratik yang berkuasa di negara Taiwan akan mendapat tekanan secara internal dari outlet media dan pengunjuk rasa jalanan yang didukung RRC.

"Geng jalanan akan menyerang pendukung kemerdekaan," tulis Jakobson. Konfrontasi antara kelompok politik yang berlawanan bisa menjadi kekerasan.

Fase paling intens dari kampanye ini akan mencakup peningkatan upaya disinformasi. "Dan rentetan serangan dunia maya yang canggih dengan tujuan pertama-tama mengganggu listrik dan telekomunikasi Taiwan, lalu mematikannya," sambung dia.

Pada saat yang sama, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) akan melakukan latihan militer "ekstensif", dan kapal Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat akan berlayar di dekat pantai Taiwan.

"Selama latihan tembakan langsung, rudal akan ditembakkan ke arah Taiwan," tulis Jakobson.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Berita Terkini
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved