Tegaskan Kedaulatan, Pemerintah Palestina Luncurkan Kode Pos
Senin, 08 Februari 2021 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
"Pada 2020, kami mencatat lebih dari 7.000 pelanggaran peralatan pos di pihak Israel, baik dengan membuka paket, menyita, atau memanggil pemiliknya untuk diselidiki," katanya.
Selama ini, warga Palestina mengeluh bahwa mereka terpaksa menggunakan layanan kurir pribadi yang mahal untuk mengirim atau menerima parsel. Tetapi, tidak jelas apakah penerapan kode pos akan memangkas biaya pengiriman.
Kantor berita resmi Palestina, Wafa, melaporkan sekitar setengah juta bangunan di Tepi Barat telah diberi kode pos. Dilaporkan pula, peluncuran akan segera diperluas ke Jalur Gaza, yang berada di bawah blokade Israel dan dikendalikan oleh Hamas.
Di Tepi Barat, seorang pekerja pos Palestina yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan, kode pos baru itu lebih pada faktor simbolis daripada praktis. Baca juga: Perubahan Sikap Terhadap Palestina, Dapatkah Biden Fasilitasi Solusi Dua Negara?
"Kode pos hanya dapat benar-benar diterapkan ketika Otoritas Palestina mengontrol pelabuhan atau bandara," katanya. Tepi Barat, terjepit di antara Israel dan Yordania, serta tidak memiliki bandara sipil yang beroperasi.
Selama ini, warga Palestina mengeluh bahwa mereka terpaksa menggunakan layanan kurir pribadi yang mahal untuk mengirim atau menerima parsel. Tetapi, tidak jelas apakah penerapan kode pos akan memangkas biaya pengiriman.
Kantor berita resmi Palestina, Wafa, melaporkan sekitar setengah juta bangunan di Tepi Barat telah diberi kode pos. Dilaporkan pula, peluncuran akan segera diperluas ke Jalur Gaza, yang berada di bawah blokade Israel dan dikendalikan oleh Hamas.
Di Tepi Barat, seorang pekerja pos Palestina yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan, kode pos baru itu lebih pada faktor simbolis daripada praktis. Baca juga: Perubahan Sikap Terhadap Palestina, Dapatkah Biden Fasilitasi Solusi Dua Negara?
"Kode pos hanya dapat benar-benar diterapkan ketika Otoritas Palestina mengontrol pelabuhan atau bandara," katanya. Tepi Barat, terjepit di antara Israel dan Yordania, serta tidak memiliki bandara sipil yang beroperasi.
(esn)
Lihat Juga :