Tegaskan Kedaulatan, Pemerintah Palestina Luncurkan Kode Pos

Senin, 08 Februari 2021 - 14:27 WIB
loading...
Tegaskan Kedaulatan,...
Otoritas Palestina mengumumkan akan mulai menggunakan kode posnya sendiri, sebuah langkah untuk memudahkan pengiriman paket di wilayah pendudukan, serta menegaskan kedaulatan mereka. Foto/Ist
A A A
RAMALLAH - mengumumkan akan mulai menggunakan kode posnya sendiri. Ini adalah sebuah langkah untuk memudahkan pengiriman paket di wilayah pendudukan, serta menegaskan kedaulatan mereka.

Surat internasional yang dikirim ke atau dari Tepi Barat yang diduduki saat ini harus melalui Yordania atau Israel. Tetapi PA mengatakan, bahwa mereka telah meminta Universal Postal Union untuk memberi tahu negara-negara anggotanya bahwa kode pos Palestina mulai berlaku, sehingga surat tidak perlu lagi dikirimkan ke negara ketiga terlebih dahulu.

"Mulai April, kiriman pos yang tidak memiliki kode pos Palestina tidak akan diproses. Ini adalah pertanyaan tentang penegakan hak-hak Palestina. Kode pos Palestina juga akan membantu mengakhiri penyitaan pengiriman dari luar negeri," ucap Menteri Komunikasi Palestina, Ishaq Sidr.

Sidr, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (8/4/2021), mengatakan enam ton paket telah ditahan di Yordania sejak 2018. Palestina menuduh Israel menghalangi pengiriman. Baca juga: Biden Dukung Solusi Dua Negara, Palestina Semringah

Sementara itu, Imad al-Tumayzi, kepala hubungan internasional di Palestine Post menuturkan, menggunakan kode pos akan mencegah Israel menyita barang-barang pos yang datang ke Palestina dan akan membantu membuat layanan lebih efisien.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved