Biden Belum Telepon Netanyahu Hingga Kini, PM Israel Harusnya Resah

Jum'at, 05 Februari 2021 - 15:27 WIB
loading...
A A A
Lihat video: Presiden Jokowi Terima Kunjungan PM Malaysia di Istana Kepresidenan

Netanyahu menerapkan kebijakan konfrontatif dengan Partai Demokrat AS selama bulan-bulan terakhir kepresidenan Barack Obama. Biden adalah wakil presidennya saat itu.

Lebih khusus lagi, Netanyahu memprotes ketika pemerintahan Obama menandatangani perjanjian dengan Iran pada 2015. Netanyahu juga menyerang Obama setelah AS abstain pada tahun berikutnya daripada menggunakan hak vetonya dengan Resolusi PBB 2334 terhadap permukiman ilegal Israel di wilayah pendudukan Palestina.

"Biden menolak telepon dari Netanyahu," ujar pemimpin oposisi sayap kiri Partai Meretz Israel, Nitzan Horovitz, dalam blog di Facebook.

"Sekarang Netanyahu menuai buah busuk dari perpecahan yang dia buat dengan Demokrat," tegas dia.

Menurut analis Jerusalem Post, Herb Kinnon, "Jika Biden tidak menelepon, ini tidak berarti dia tidak menyukai kami, atau marah pada Netanyahu, atau bahwa dia akan bergabung kembali dengan kesepakatan nuklir Iran besok atau memaksa Israel untuk kembali ke perbatasan tahun 1967. Ini berarti Israel dan Timur Tengah tidak berada di urutan teratas dalam daftar prioritasnya."

Biden akan menelepon cepat atau lambat, tambahnya. "Sementara itu, orang-orang Yahudi harus berhenti terobsesi dengan posisi Israel di daftar kontak Biden atau seberapa besar dia menyukai atau tidak menyukai kami dan Netanyahu," papar dia, dilansir Memo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Timnas Indonesia U-19...
Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved