Iran Vonis Akademisi Prancis dengan Hukuman Penjara Enam Tahun

Sabtu, 16 Mei 2020 - 22:01 WIB
loading...
Iran Vonis Akademisi...
Akademisi berkewarganegaraan Prancis-Iran Fariba Adelkhah. Foto/rfi
A A A
TEHERAN - Iran memvonis akademisi berkewarganegaraan Prancis-Iran Fariba Adelkhah dengan hukuman penjara enam tahun dalam dakwaan terkait keamanan nasional.

“Pengadilan memvonis dia enam tahun,” ungkap pengacara Farida, Saeid Dehghan.

“Pengadilan Revolusioner Teheran Cabang ke-15 telah memvonis dia lima tahun penjara untuk mengumpulkan dan konspirasi melawan keamanan nasional Iran. Dia juga divonis satu tahun penjara untuk propaganda melawan Republik Islam,” papar Saeid Dehghan.

Dehghan akan mengajukan banding atas vonis terhadap pakar anthropolog tersebut.

Iran mencabut dakwaan mata-mata terhadap Adelkhah tapi dia masih ditahan untuk dakwaan terkait keamanan lainnya.

Iran menolak desakan Prancis agar membebaskan Adelkhah, 60, yang telah ditahan sejak Juni 2019. Menurut Iran, permintaan Prancis itu merupakan intervensi atas masalah internal Teheran. Iran tidak mengakui kewarganegaraan ganda.

Pada Maret, Iran membebaskan pasangan Adelkhah, akademisi Prancis Roland Marchal, yang ditahan bersamanya. Marchal dibebaskan setelah Prancis membebaskan engineer Iran Jalal Ruhollahnejad yang ditahan atas tuduhan melanggar sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Teheran. (Baca Juga: 2.575 Orang Jadi Kelinci Percobaan 5 Kandidat Vaksin Covid-19 China)

Pengadilan Prancis pada Mei 2019 menyetujui ekstradisi Ruhollahnejad ke AS untuk menghadapi dakwaan berupaya secara ilegal mengimpor teknologi AS untuk tujuan militer atas nama perusahaan Iran yang menurut pejabat AS terkait dengan Garda Revolusioner Iran.

Garda Revolusioner Iran telah menahan puluhan orang berkewarganegaraan ganda dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian besar ditahan dengan dakwaan sebagai mata-mata. (Baca Juga: Umat Islam Singapura Tidak Naik Haji Tahun Ini karena Covid-19)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Pilot Jet Tempur F-15...
Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur
Rekomendasi
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Berita Terkini
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved