Asyik Senam, Wanita Ini Tak Sengaja Rekam Kudeta Militer Myanmar

Selasa, 02 Februari 2021 - 07:49 WIB
loading...
Asyik Senam, Wanita...
Khing Hnin Wai tak sengaja merekam kudeta militer Myanmar saat berolahraga diiringi lagu Ampun Bang Jago. Foto/Tangkapan layar
A A A
NAYPYIDAW - Seorang wanita Myanmar secara tidak sengaja merekam kesibukan militer negara itu saat melancarkan kudeta ketika tengah berolahraga.

Khing Hnin Wai adalah instruktur pendidikan olah raga yang tinggal di Pyinmana, Myanmar. Ia kerap mereka aktivitasnya berolah raga, termasuk pada Senin pagi ketika kendaraan militer mulai berlomba-lomba menuju Parlemen untuk melakukan kudeta.

Baca juga : Jenderal Min Aung Hlaing: Membantai Rohingya, Mengkudeta Aung San Suu Kyi

Video selama tiga menit itu kemudian viral di media sosial. Gerakan Khing Hnin Wai yang memompa kardio bersanding dengan militer Myanmar yang dengan cepat datang untuk merebut kendali dari pemerintahan sipil di negara itu. Khing Hnin Wai tetap asyik berolah raga saat kendaraan militer melaju menuju jalan parlemen Myanmar yang diblokade di belakangnya.

Baca juga : Kudeta Myanmar, Dewan Keamanan PBB Akan Adakan Pertemuan Darurat



Reaksi mulai berdatangan dari seluruh media sosial ketika dunia menyaksikan aksi Khing Hnin Wai berolah raga dengan latar belakang krisis demokrasi di Myanmar. Video ini mendapatkan lebih dari 40.000 suara positif di Reddit.

Baca juga : Aung San Suu Kyi Desak Rakyat Myanmar Lawan Kudeta Militer

Pengguna Reddit General_Valentine menerjemahkan postingan Khing Hnin Wai di Facebooknya yang ia tulis terkait insiden tersebut. Postingan itu memiliki lebih dari 1.000 komentar dan hampir 9.000 dibagikan. Postingan itu berbunyi:

"Nah, musik/lagu dan latarnya pasti saling melengkapi. Sebelum saya tahu tentang berita ini di pagi hari, saya melakukan hal yang biasa saya lakukan dan merekam video untuk sebuah kompetisi. Saya kira video ini sekarang adalah kenang-kenangan kecil saya! Saat saya menari, helikopter melaju kencang, mobil melaju ke vroom-vroom. Dengan semua senjata, saya pikir seseorang sedang membidik saya dari kejauhan. Kepala polisi hanya tersenyum dan melihat saya, bahkan bertanya kepada saya jika saya akan pulang dan mengucapkan selamat tinggal. Harap jangan mengcopy dan paste video saya!" seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Diduga Terjadi Kudeta Militer, Suu Kyi dan Presiden Myanmar Ditangkap

Beberapa reaksi dari netizen mempertanyakan keaslian video tersebut, namun Khing Hnin Wai memiliki sejumlah video latihan lain yang diposting di laman Facebook-nya yang diambil di lokasi yang sama, menindaklanjuti postingan yang dia terbitkan pada hari Senin.

Asyik Senam, Wanita Ini Tak Sengaja Rekam Kudeta Militer Myanmar


Khing Hnin Wai mengatakan di postingan kedua bahwa video itu untuk kompetisi, dan dia tidak melanjutkan tariannya sebagai "lelucon," atau dalam upaya untuk menjadi "selebriti." Dia menambahkan dia tidak berpikir video itu akan menjadi viral.

Latihan normal yang dilakukan Khing Hnin Wai kontras dengan gangguan yang disebabkan kudeta di negara tersebut. Sinyal televisi terputus secara nasional, dan telepon serta akses internet hilang di Ibu Kota negara Asia Tenggara itu, Naypyidaw, seperti dilaporkan Associated Press. Naypyidaw sendiri berjarak sekitar 10 mil dari Pyinmana, atau sekitar 20 menit berkendara.

Baca juga: Diduga Kudeta Militer Myanmar, Tentara Turun ke Jalan dan Internet Putus

Newsweek telah menghubungi Khing Hnin Wai untuk memberikan komentar tetapi tidak mendapat kabar tepat waktu untuk publikasi.

Kudeta militer di Myanmar adalah krisis internasional pertama Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengeluarkan pernyataan bahwa AS menentang militer yang menghalangi "transisi demokrasi" Myanmar. Namun, menurut Associated Press, militer Myanmar mengklaim tindakannya legal.

Militer Myanmar, yang juga dikenal sebagai Tatmadaw, telah mempermasalahkan hasil pemilu pada bulan November lalu. Mereka mengklaim ada kecurangan dalam pemilu. Namun tidak ada bukti dugaan kecurangan yang diajukan.

Baca juga: Diduga Mengudeta Suu Kyi, Militer Myanmar Bungkam

Komisi pemilihan Myanmar pada hari Kamis menolak tuduhan militer terkait kecurangan pemilu, dengan mengatakan tidak ada kesalahan yang cukup besar untuk mempengaruhi kredibilitas pemungutan suara.

Tuduhan militer yang berulang kali atas ketidakberesan dalam pemilu, di mana NLD memenangkan 83% kursi, telah menyebabkan konfrontasi paling langsung antara pemerintah sipil dan militer, yang memiliki perjanjian pembagian kekuasaan yang janggal.

Konstitusi memberikan 25% kursi di parlemen untuk militer dan kontrol dari tiga kementerian utama dalam pemerintahan Suu Kyi.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Intel Rusia Tuduh Prancis...
Intel Rusia Tuduh Prancis Rencanakan Kudeta di Negara-negara Bekas Jajahannya di Afrika
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Iran: MoU Perdamaian...
Iran: MoU Perdamaian Sama Saja Deklarasi Kekalahan Perang AS
Rekomendasi
SNA Dorong Inovasi Ahli...
SNA Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Indonesia Sehat
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Berita Terkini
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved