Menhan Israel Sambangi Markas Depths Corps, Ancaman Terselubung ke Iran
Senin, 01 Februari 2021 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
Depths Corps IDF adalah unit multidisiplin bayangan yang bertanggung jawab atas operasi militer di luar perbatasan Israel, dan aktivitasnya hampir selalu dirahasiakan. Jika IDF melakukan serangan terhadap Iran, Depths Corps kemungkinan akan memainkan peran sentral dalam mempersiapkan dan melaksanakannya.
Kunjungan itu dilakukan beberapa hari setelah Kohavi mengatakan dalam pidatonya bahwa ia telah memerintahkan militer untuk menyusun rencana baru untuk melakukan serangan terhadap Iran untuk mencegah Republik Islam memperoleh senjata nuklir. Panglima militer itu juga mengkritik niat Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk kembali ke kesepakatan nuklir Iran jika Teheran kembali mematuhi perjanjian tersebut, dengan mengatakan langkah seperti itu akan "buruk" dan "bukan hal yang benar untuk dilakukan."
Baca juga: Panglima Militer Israel Umumkan Rencana untuk Menyerang Iran
Gantz awalnya menegur panglima militer tersebut atas pernyataannya yang terbuka dengan mengatakan bahwa diskusi tentang kebijakan Israel terhadap Iran harus tetap dilakukan secara tertutup. Namun Gantz kemudian menarik kembali kritik tersebut, dengan mengatakan bahwa Kohavi adalah kepala staf yang sangat baik.
"Gantz berterima kasih kepada para prajurit dan komandan korps serta unit-unit yang beroperasi di bawahnya atas aktivitas mereka dan kesiapan mereka untuk memberikan tanggapan terhadap berbagai skenario operasional baru dan menantang yang dihadapi Negara Israel dan IDF," imbuh kantor Gantz hari Minggu.
Kunjungan itu dilakukan beberapa hari setelah Kohavi mengatakan dalam pidatonya bahwa ia telah memerintahkan militer untuk menyusun rencana baru untuk melakukan serangan terhadap Iran untuk mencegah Republik Islam memperoleh senjata nuklir. Panglima militer itu juga mengkritik niat Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk kembali ke kesepakatan nuklir Iran jika Teheran kembali mematuhi perjanjian tersebut, dengan mengatakan langkah seperti itu akan "buruk" dan "bukan hal yang benar untuk dilakukan."
Baca juga: Panglima Militer Israel Umumkan Rencana untuk Menyerang Iran
Gantz awalnya menegur panglima militer tersebut atas pernyataannya yang terbuka dengan mengatakan bahwa diskusi tentang kebijakan Israel terhadap Iran harus tetap dilakukan secara tertutup. Namun Gantz kemudian menarik kembali kritik tersebut, dengan mengatakan bahwa Kohavi adalah kepala staf yang sangat baik.
"Gantz berterima kasih kepada para prajurit dan komandan korps serta unit-unit yang beroperasi di bawahnya atas aktivitas mereka dan kesiapan mereka untuk memberikan tanggapan terhadap berbagai skenario operasional baru dan menantang yang dihadapi Negara Israel dan IDF," imbuh kantor Gantz hari Minggu.
Lihat Juga :