2.575 Orang Jadi Kelinci Percobaan 5 Kandidat Vaksin Covid-19 China
Sabtu, 16 Mei 2020 - 15:24 WIB
loading...
A
A
A
Para ilmuwan di seluruh dunia bekerja dengan kecepatan sangat tinggi untuk mengembangkan vaksin Covid-19, penyakit akibat virus corona baru yang telah menewaskan lebih dari 300.000 orang dan menginfeksi lebih dari 4,4 juta secara global.
Tetapi keberhasilan China dalam menjinakkan wabah ini dapat menjadi rintangan bagi pengembang vaksinnya ketika mereka mencapai tahap akhir pengujian.
Obat harus diberikan kepada sekelompok sukarelawan dan plasebo yang diberikan kepada kelompok kontrol di daerah yang sama di mana virus menyebar untuk melihat apakah obat itu bekerja.
Sinovac Biotech yang berbasis di Beijing, yang mengembangkan salah satu vaksin yang sedang diuji, telah mengatakan kepada AFP, Sabtu (16/5/2020), bahwa mereka sedang berupaya melaksanakan tahap akhir dari uji coba di luar negeri karena China tidak memiliki cluster virus corona baru yang cukup besar.
Para ahli mengatakan perlu setidaknya 12 hingga 18 bulan untuk mengembangkan vaksin yang efektif, bahkan mungkin lebih lama.
Tetapi keberhasilan China dalam menjinakkan wabah ini dapat menjadi rintangan bagi pengembang vaksinnya ketika mereka mencapai tahap akhir pengujian.
Obat harus diberikan kepada sekelompok sukarelawan dan plasebo yang diberikan kepada kelompok kontrol di daerah yang sama di mana virus menyebar untuk melihat apakah obat itu bekerja.
Sinovac Biotech yang berbasis di Beijing, yang mengembangkan salah satu vaksin yang sedang diuji, telah mengatakan kepada AFP, Sabtu (16/5/2020), bahwa mereka sedang berupaya melaksanakan tahap akhir dari uji coba di luar negeri karena China tidak memiliki cluster virus corona baru yang cukup besar.
Para ahli mengatakan perlu setidaknya 12 hingga 18 bulan untuk mengembangkan vaksin yang efektif, bahkan mungkin lebih lama.
(min)
Lihat Juga :