Warga Lebanon Andalkan Hizbullah untuk Cari Pinjaman Uang Saat Krisis

Jum'at, 29 Januari 2021 - 06:06 WIB
loading...
A A A
Lihat video: Angin Kencang Terjang Kulon Progo dan Cilacap, Puluhan Rumah Rusak

Sebagian besar bank juga telah berhenti memberikan pinjaman uang, tetapi Al-Qard Al-Hasan yang berarti "pinjaman baik hati" itu terus memberikan pinjaman tanpa bunga hingga USD5.000.

Para klien harus menggunakan emas atau penjamin untuk mendapatkan pinjaman, yang harus dibayar kembali dengan angsuran bulanan hingga 30 bulan, setelah itu agunan dikembalikan.

“Pinjaman tersebut memungkinkan warga Lebanon membayar biaya sekolah, menikah, membeli mobil bekas, atau membuka usaha kecil,” ungkap laporan AP.

Dalam 12 bulan terakhir, Al-Qard Al-Hasan yang dijatuhi sanksi AS sejak 2007, mengalami peningkatan jumlah nasabah yang banyak.

Dalam pidatonya baru-baru ini, Pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah mengatakan sekitar 300.000 orang dari berbagai sekte Lebanon saat ini menggunakan pinjaman dari lembaga itu.

Seorang juru bicara lembaga itu mengatakan peningkatan jumlah klien disebabkan orang-orang yang kehilangan kepercayaan pada sektor perbankan dan karena itu terpaksa mencari alternatif yang dapat diandalkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
Berita Terkini
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Infografis
Militer Israel dan Hizbullah...
Militer Israel dan Hizbullah Lebanon kembali Saling Serang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved