Lagi, Iran Eksekusi Mati Seorang Pegulat

Selasa, 26 Januari 2021 - 07:01 WIB
loading...
Lagi, Iran Eksekusi...
Mehdi Ali Hosseini, 30, pegulat kedua Iran yang dieksekusi mati pada Senin (25/1/2021). Foto/Al Arabiya/Twitter
A A A
TEHERAN - Pihak berwenang Iran mengeksekusi mati seorang pegulat pada hari Senin atas tuduhan pembunuhan. Ini merupakan eksekusi kedua terhadap atlet gulat setelah September tahun lalu juara gulat Navid Afkari dieksekusi dan memicu kecaman internasional.

Mehdi Ali Hosseini, 30, dieksekusi mati di sebuah penjara di kota Dezful di provinsi Khuzestan barat daya. Asre Jonoob, pihak yang pertama kali melaporkan pelaksanaan hukuman mati terhadap pegulat tersebut yang dilansir Al Arabiya English, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Iran Eksekusi Mati Juara Gulat 'Pahlawan Nasional'

Hosseini ditangkap pada 2015 dan didakwa melakukan pembunuhan. "Dia membunuh seorang anak (remaja) berusia 22 tahun dalam perampokan bersenjata," tulis kantor berita Fars pada Senin malam, mengutip pejabat pengadilan setempat.
Baca juga : Iran Sambut Baik Kesiapan Arab Saudi Gelar Perundingan Bilateral

“Bertentangan dengan klaim palsu dari media pembangkang, Hosseini bukanlah pegulat," lanjut Fars, mengutip seorang pejabat gulat setempat.

Awal bulan ini, eksekusi Hosseini ditunda berkat kampanye untuk menyelamatkan hidupnya yang diikuti oleh beberapa pegulat profesional Iran, termasuk enam kali Juara Dunia Hamid Sourian.

Iran mengeksekusi pegulat juara berusia 27 tahun Navid Afkari pada September, yang menuai kecaman luas, termasuk dari Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Baca juga: Iran Eksekusi Mati Pembunuh yang Beraksi saat Usianya 16 Tahun

Iran menuduh Afkari membunuh seorang penjaga keamanan selama protes anti-pemerintah pada tahun 2018—tuduhan yang ditolak pegulat yang dieksekusi dan keluarganya. Keluarganya menyatakan bahwa dia disiksa untuk membuat pengakuan palsu.

Seperti eksekusi terhadap Afkari, eksekusi terhadap Hosseini juga telah memicu protes dari publik Iran di media sosial, di mana beberapa kritikus rezim meminta Komite Olimpiade Internasional untuk melarang Iran mengikuti kompetisi.

Pada tahun 2020, Iran mengeksekusi setidaknya 236 warga negara, dan 95 lainnya dijatuhi hukuman mati. Data ini berasal dari Human Rights Activists News Agency (HRANA), sebuah situs berita yang dijalankan oleh kolektif pembela hak asasi manusia Iran.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Dahsyatnya Gempa M7,8...
Dahsyatnya Gempa M7,8 di Filipina, Dasar Laut Terangkat 2 Meter Terumbu Karang Menyembul
Rekomendasi
Kejutan, Spanyol Ditahan...
Kejutan, Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved