Jalan Terjal Biden Dapatkan Kembali Kepercayaan Sekutu AS

Minggu, 24 Januari 2021 - 21:00 WIB
loading...
Jalan Terjal Biden Dapatkan...
Presiden AS Joe Biden. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Rencana Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden untuk membatalkan visi Donald Trump tentang "America First" dan mendukung "diplomasi pertama" akan sulit. Ini bergantung pada apakah dia dapat mendapatkan kembali kepercayaan dari sekutu dan meyakinkan mereka bahwa Trumpisme hanyalah sebuah blip dalam sejarah kebijakan luar negeri AS.

Dari Eropa hingga Timur Tengah dan Asia, merek diplomasi transaksional Trump telah mengasingkan teman dan musuh, meninggalkan Biden dengan serangkaian masalah keamanan nasional yang sangat kontroversial.

Baca: Arab Saudi Harapkan Hubungan Sangat Baik dengan Pemerintahan Biden

Sekutu AS tidak buta terhadap konstituensi besar pemilih Amerika yang terus mendukung kecenderungan nasionalis Trump dan keyakinannya bahwa AS harus menghindari konflik dunia. Jika tujuan Biden adalah memulihkan tempat Amerika di dunia, dia tidak hanya perlu mendapatkan kepercayaan dari sekutu asing, tetapi juga meyakinkan pemilih di dalam negeri bahwa diplomasi internasional bekerja lebih baik daripada pembicaraan basa-basi sepihak.

Trump bersikeras bahwa dia tidak menentang multilateralisme, hanya institusi global yang tidak efektif. Dia telah menarik lebih dari setengah lusin perjanjian internasional, ditarik dari beberapa kelompok PBB dan sekutu dan mitra yang membicarakan sampah.


Biden, di sisi lain, mengatakan aliansi global perlu dibangun kembali untuk memerangi perubahan iklim, mengatasi pandemi Covid-19 dan bersiap untuk epidemi di masa depan dan menghadapi ancaman yang semakin besar yang ditimbulkan oleh China. Staf keamanan nasional dan kebijakan luar negeri yang dia sebut sejauh ini adalah kampiun multilateralisme.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Presiden FIFA Akhirnya...
Presiden FIFA Akhirnya Mengakui Ditelepon Trump terkait Kartu Merah Balogun
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Lebanon Rugi Rp72 Triliun...
Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi
Rekomendasi
Bukan Mobil Termahal,...
Bukan Mobil Termahal, tapi Inilah Kendaraan yang Paling Dibanggakan Wuling di Museumnya
Breaking News! Roy Suryo...
Breaking News! Roy Suryo Menang Praperadilan
Sabrina Chairunnisa...
Sabrina Chairunnisa Mundur dari S3 UI, Pilih Lanjut Kuliah di New York
Berita Terkini
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved