Navalny Sang Musuh Politik Putin Ditangkap di Bandara Moskow
Senin, 18 Januari 2021 - 06:53 WIB
loading...
A
A
A
Awal pekan ini, terungkap bahwa Navalny telah dimasukkan dalam daftar buronan di Rusia tak lama sebelum Tahun Baru.
Aktivis oposisi dan juru kampanye antikorupsi itu dituduh melanggar ketentuan pembebasan hukuman masa percobaan. Pada tahun 2014, dia menerima hukuman 3,5 tahun—dan hukumannya ditangguhkan—atas tuduhan menggelapkan 30 juta rubel (USD400.000) dari dua perusahaan, yang salah satunya adalah merek kosmetik Prancis; Yves Rocher. Hukumannya kemudian diperpanjang satu tahun lagi dan itu akan berakhir pada 30 Desember 2020.
Pada 28 Desember, Lembaga Pemasyarakatan Federal memanggil Navalny ke kantor tahanan di Moskow, di mana dia harus check-in secara teratur karena ketentuan terkait hukumannya. Namun dia tetap di Jerman dan menolak panggilan tersebut.
Baca juga: 13 Orang Israel Menderita Kelumpuhan Wajah usai Disuntik Vaksin COVID-19 Pfizer
Layanan hukuman bersikeras bahwa pemimpin protes oposisi itu sengaja menghindari pengawasan mereka, karena laporan medis yang diterbitkan oleh dokter Jerman mengungkapkan bahwa masalah kesehatannya sudah berlalu dan dia sehat untuk melakukan perjalanan ke Rusia.
Aktivis oposisi dan juru kampanye antikorupsi itu dituduh melanggar ketentuan pembebasan hukuman masa percobaan. Pada tahun 2014, dia menerima hukuman 3,5 tahun—dan hukumannya ditangguhkan—atas tuduhan menggelapkan 30 juta rubel (USD400.000) dari dua perusahaan, yang salah satunya adalah merek kosmetik Prancis; Yves Rocher. Hukumannya kemudian diperpanjang satu tahun lagi dan itu akan berakhir pada 30 Desember 2020.
Pada 28 Desember, Lembaga Pemasyarakatan Federal memanggil Navalny ke kantor tahanan di Moskow, di mana dia harus check-in secara teratur karena ketentuan terkait hukumannya. Namun dia tetap di Jerman dan menolak panggilan tersebut.
Baca juga: 13 Orang Israel Menderita Kelumpuhan Wajah usai Disuntik Vaksin COVID-19 Pfizer
Layanan hukuman bersikeras bahwa pemimpin protes oposisi itu sengaja menghindari pengawasan mereka, karena laporan medis yang diterbitkan oleh dokter Jerman mengungkapkan bahwa masalah kesehatannya sudah berlalu dan dia sehat untuk melakukan perjalanan ke Rusia.
(min)
Lihat Juga :