Diplomatnya Kerap 'Dilecehkan', Iran Ancam Laporkan AS ke Mahkamah Internasional
"Pemerintah AS telah lama menganiaya diplomat Iran dan keluarganya di organisasi internasional di AS melanggar hukum internasional, dan tindakan ini telah mengganggu pekerjaan diplomat Iran di beberapa negara," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh.
Baca juga: Sinyal Perdamaian dari Biden, Tunjuk Arsitek Perjanjian Nuklir Jadi Wamenlu
Menurut Khatibzadeh, Iran secara resmi mengeluarkan catatan peringatan kepada AS melalui Kedutaan Besar Swiss, dengan catatan mengenai "tindakan ilegal" AS terhadap diplomat Iran yang bekerja di organisasi internasional termasuk PBB, Bank Dunia dan IMF, di mana semuanya yang berkantor pusat di Amerika Serikat.
"Terlepas dari komitmennya untuk menjadi tuan rumah bagi beberapa organisasi internasional, pemerintah AS tidak pernah menjadi tuan rumah yang layak (bagi organisasi internasional)," ujarnya.Baca juga: Rudal Jarak Jauh Iran Jatuh Dekat Kapal Induk AS di Samudra Hindia
"Sepanjang sejarah telah berusaha untuk melecehkan para diplomat dan keluarga serta anak-anak diplomat negara yang memiliki perbedaan dengan mereka," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (18/1/2021)
Peringatan itu muncul setelah putaran baru sanksi AS terhadap Iran, yan, kali ini menargetkan organisasi sektor pertahanan Iran, serta perusahaan dan orang-orang China dan Uni Emirat Arab (UEA) atas penjualan produk baja ke Iran dan/atau asosiasi dengan Jalur Pelayaran Iran