Kewalahan Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19, China Bangun Rumah Sakit

loading...
Kewalahan Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19, China Bangun Rumah Sakit
China bangun rumah sakit setelah kasus COVID-19 melonjak. Foto/ABC News
BEIJING - China menyelesaikan pembangunan 1.500 kamar rumah sakit bagi pasien COVID-19 untuk melawan lonjakan kasus. Pemerintah China menyalahkan orang yang terinfeksi atau barang dari luar negeri atas hal tersebut.

Kantor berita Xinhua melaporkan rumah sakit itu adalah satu dari enam rumah sakit dengan total 6.500 kamar yang sedang dibangun di Nangong, provinsi Hebei sebelah selatan Ibu Kota Beijing.

Menurut Xinhua, sekitar 650 orang dirawat di Nangong dan ibukota provinsi Hebei, Shijiazhuang. Sebuah rumah sakit dengan 3.000 kamar juga sedang dibangun di Shijiazhuang.





Di Shijiazhuang, pihak berwenang telah menyelesaikan pembangunan 1.000 kamar rumah sakit yang direncanakan, kata TV pemerintah. Xinhua mengatakan semua fasilitas akan selesai dalam waktu seminggu.

Program pembangunan rumah sakit cepat serupa diluncurkan oleh Partai Komunis yang berkuasa pada awal wabah tahun lalu di kota Wuhan di China tengah.

Xinhua melaporkan, mengutip wakil walikota Meng Xianghong, lebih dari 10 juta orang di Shijiazhuang menjalani tes. Dikatakan 247 kasus yang ditularkan secara lokal ditemukan.



Secara nasional, Komisi Kesehatan China melaporkan 130 kasus baru yang dikonfirmasi dalam 24 jam hingga Jumat tengah malam. Dikatakan 90 dari mereka berada di Hebei.
halaman ke-1 dari 3
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top