Terlupakan dan Kurang Dikenal, Ini 10 Pahlawan Super Melawan Genosida

Senin, 18 Januari 2021 - 06:32 WIB
loading...
A A A
Suku mayoritas Hutu banyak melakukan pembantaian terhadap suku minoritas Tutsi, termasuk melakukannya di panti-panti asuhan. Suatu hari, saat ada sebuah panti asuhan akan dihancurkan, Carl datang dan mencoba melindungi anak-anak panti.

Melihat aksinya, para milisi Hutu memutuskan menunda pembantaian selama beberapa jam. Wilkens menuju ke kantor Perdana Menteri dan memohon kepada para milisi untuk menyelamatkan hidup 400 anak panti asuhan. Berkat usaha Wilkens, panti asuhan dievakuasi dan anak-anak mendapat kesempatan hidup.

8. Nicholas Winton (Pialang Saham yang Selamatkan Anak-anak Cekoslowakia)

Terlupakan dan Kurang Dikenal, Ini 10 Pahlawan Super Melawan Genosida


Pada 1938, pialang saham dan aktivis kemanusiaan Inggris Nicholas Winton sedang mempersiapkan liburan ski musim dingin, ketika seorang teman memintanya datang ke Praha, Cekoslowakia yang saat itu dikuasai rezim Nazi. Meninggalkan rencananya, Winton malah menghabiskan Natal dengan berjalan-jalan di sekitar kamp anak-anak Yahudi di kota Praha yang dinilainya cukup menyedihkan.

Winton mengawasi penyelamatan 669 anak, kebanyakan dari mereka adalah orang Yahudi dari Cekoslowakia pada malam menjelang Perang Dunia II. Winton mencarikan rumah penampungan untuk anak-anak Cekoslowakia dan mengatur perjalanan mereka yang aman ke Inggris. Operasi ini kemudian dikenal sebagai Czech Kindertransport (bahasa Jerman untuk "transportasi anak-anak").

9. Rainer Schubert (Selamatkan 100 Orang Keluar dari Kekejaman Rezim Jerman Timur)

Terlupakan dan Kurang Dikenal, Ini 10 Pahlawan Super Melawan Genosida


Periode 1960-1989 kawasan Eropa Timur adalah tempat yang sangat tidak menyenangkan. Cekoslowakia telah direbut oleh tangan Soviet, dan Jerman terbagi menjadi Jerman Barat serta Jerman Timur yang dipisahkan sebuah tembok Berlin. Tapi tidak semua orang mudah takut.

Bagi Rainer Schubert, Tembok Berlin menawarkan kesempatan untuk tetap berpegang pada komunisme. Sebagai salah satu penyelundup manusia, Schubert mahir membantu warga keluar dari cengkeraman kediktatoran partai di Jerman Timur. (Baca juga: Ahli Temukan Fakta Baru tentang Harimau Tasmania yang Sudah Punah)

Meskipun hidup pada masa ketika melakukan satu perjalanan terlarang ke Jerman Barat, Schubert tetap menjalankan operasinya selama tiga tahun. Pada saat itu ia menyelamatkan hampir 100 orang dari kehidupan yang menyedihkan. Pada 1975, penguasa Jerman Timur menghukum Schubert dengan penjara 9 tahun.

10. Raul Silva Henriquez (Kardinal Chile)

Terlupakan dan Kurang Dikenal, Ini 10 Pahlawan Super Melawan Genosida


Penyelamat Banyak Korban Pembantaian Rezim Pinochet) Raúl Silva Henríquez menjabat Uskup Agung Santiago ibu kota Chile dari 1961 sampai 1983. Pada 11 September 1973, Augusto Pinochet menggulingkan presiden Chile terpilih Salvadore Allende. Lepas hal itu penyiksaan dan pembunuhan membayangi para pembangkang.

Sebagian besar penentang rezim melarikan diri dari negara itu namun tidak bagi Uskup Agung Kardinal Raul Silva Henriquez. Ia membentuk sebuah kelompok untuk membantu orang-orang selamat dari pembantaian.

Komite Kerjasama untuk Perdamaian (The Committee for Cooperation for Peace) menawarkan bantuan keuangan, bantuan hukum, dan perlindungan bagi mereka yang diincar rezim. Dengan kepahlawannya, Henriquez membantu puluhan ribu orang melarikan diri dari genosida rezim Pinochet.

Sumber: www.listverse.com
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Trump: Uranium Iran...
Trump: Uranium Iran Akan Dimusnahkan
Rekomendasi
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved