Terlupakan dan Kurang Dikenal, Ini 10 Pahlawan Super Melawan Genosida

Senin, 18 Januari 2021 - 06:32 WIB
loading...
A A A
Pada 1915, Kekaisaran Ottoman melakukan genosida pertama di abad ke-20 dengan memusnahkan 1,5 juta orang Armenia. Ribuan warga Armenia dideportasi. Mehmet Celal Bey adalah seorang negarawan Turki kelahiran Ottoman dan saksi kunci Genosida Armenia.

Selama kariernya sebagai politisi, Celal Bey menjabat sebagai gubernur provinsi Ottoman yang terkait dengan kota Erzurum, Aleppo, Ayd, Edirne, Konya, dan Adana. Ia juga menjabat sebagai menteri dalam negeri dan menteri
pertanian serta walikota Istanbul.

Celal Bey dikenal karena telah menyelamatkan banyak nyawa selama Genosida Armenia dengan menentang perintah deportasi, yang merupakan awal dari kelaparan dan pembantaian.

Akibatnya, dia dicopot dari jabatannya sebagai gubernur di Aleppo dan dipindahkan ke Konya, di mana dia kembali dipecat karena terus menghalangi deportasi. Karena tindakannya itu ia sering disebut sebagai Oskar Schindler (pahlawan genosida Jerman) dari Turki. (Baca juga: Patung Kuno dengan Hiasan Kepala Mirip Star Wars Ditemukan di Meksiko)

5. llijaz Pilav (Dokter Penyelamat Muslim Bosnia dari Pembantaian Srebrenica)

Terlupakan dan Kurang Dikenal, Ini 10 Pahlawan Super Melawan Genosida


Pada 1992, pasukan Serbia menyerbu Bosnia sehingga mengakibatkan sekitar 50.000 warga muslim Bosnia mengungsi ke Kota Srebrenica. Pilav adalah seorang politisi dan tenaga medis Bosnia yang bertugas di dewan kota Srebrenica dan bekerja seorang dokter umum pada permulaan Perang Bosnia pada 1992.

Ketika perang meletus di Srebrenica, setiap hari pengungsi dengan luka mengerikan berdatangan dan sangat membutuhkan perawatan. Pilav dan anak buahnya bekerja tanpa tidur selama berhari-hari, di bawah tembakan mortir.

Meskipun baru berusia 28 tahun saat itu dan tidak memiliki pelatihan formal sebagai ahli bedah, Pilav melakukan 3.500 operasi yang berhasil selama pengepungan tentara Serbia. Dia dengan heroik bekerja untuk menyelamatkan nyawa banyak muslim Bosnia.

6. Van Chhuon (Petani yang Selamatkan Banyak Nyawa dari Genosida Pol Pot)

Terlupakan dan Kurang Dikenal, Ini 10 Pahlawan Super Melawan Genosida


Pada 1975, Khmer Merah dipimpin Pol Pot mengambil alih Kamboja dan membagi penduduk dalam komune-komune (kelompok). Satu komune terdiri 10 desa. Setiap kepala desa wajib melapor ke kepala komune.

Sebelum Khmer Merah berkuasa, Van Chhuon adalah salah satu orang termiskin di Kamboja meski menjabat sebagai kepala desa di komune. Sebagai kepala suku, Chhuon dapat dengan mudah menyelamatkan keluarganya dan menyerahkan anggota komune ke rezim namun itu tidak dilakukannya. (Baca juga: Gorila di Kebun Binatang San Diego Tertular Virus Corona)

Sebaliknya, Chhuon mencegah orang-orangnya kelaparan dengan menunjukkan kepada mereka cara menyembunyikan makanan. Dia menyembunyikan buronan dan berbohong kepada tentara tentang keberadaan mereka. Dia secara pribadi masuk penjara untuk membela nyawa salah satu penduduk desanya. Selama genosida rezim Pol Pot, Van Chhuon diklaim menyelamatkan banyak nyawa.

7. Carl Wilkens (Aktivis Kemanusiaan Penyelamat Anak Yatim Genosida Rwanda)

Terlupakan dan Kurang Dikenal, Ini 10 Pahlawan Super Melawan Genosida


Carl Wilkens adalah misionaris Kristen Amerika Serikat (AS) dan mantan kepala Adventist Development and Relief Agency International di Rwanda. Pada 1994, dia satu-satunya orang AS yang memilih tetap tinggal saat genosida Rwanda terjadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved