Varian Virus Corona Mengancam, WHO Gelar Pertemuan Darurat

Jum'at, 15 Januari 2021 - 10:32 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Selidiki Asal Usul COVID-19, Tim Ahli WHO Tiba di Wuhan

Menyusul pertemuan keduanya pada 30 Januari tahun lalu, Tedros menyatakan bahwa wabah yang ditemukan di China merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional - tingkat kewaspadaan tertinggi WHO.

Pertemuan terbaru terjadi ketika infeksi global melonjak melewati 92 juta dan kematian mendekati dua juta, dengan pemerintah di seluruh dunia memberlakukan kembali penguncian ekonomi yang menyakitkan dan pembatasan sosial.

"Saat pertama kali bertemu hampir setahun lalu, hanya 557 kasus penyakit yang sekarang kita sebut COVID-19 telah dilaporkan ke WHO," keluh Tedros.

Ada kekhawatiran bahwa galur varian baru virus dapat membuat vaksin tertentu menjadi kurang efektif, merusak harapan bahwa imunisasi menawarkan harapan terbaik untuk pemulihan pandemi global.

Baca juga: WHO Peringatkan Tahun Kedua Pandemi COVID-19 Bisa Lebih Sulit

Varian virus Corona yang baru ditemukan hanya dapat diidentifikasi dengan mengurutkan kode genetiknya - analisis yang tidak mungkin dilakukan di semua tempat.

Dalam buletin epidemiologi mingguannya, WHO mengatakan mutasi virus Corona yang pertama kali ditemukan di Inggris telah menyebar ke 50 wilayah, sementara jenis serupa yang diidentifikasi di Afrika Selatan kini telah ditemukan di 20 wilayah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
WHO Ungkap Lebih dari...
WHO Ungkap Lebih dari 16.500 Orang di Gaza Butuh Perawatan Medis Mendesak
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Usai Paksa Israel Setop...
Usai Paksa Israel Setop Serang Iran, Trump Klaim Perundingan Damai Bisa Diteken dalam 3 Hari
Rekomendasi
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
WHO Cabut Status Covid-19...
WHO Cabut Status Covid-19 sebagai Darurat Kesehatan Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved