Anwar Ibrahim Desak Parlemen Minta Raja Malaysia Cabut Status Keadaan Darurat

Kamis, 14 Januari 2021 - 20:57 WIB
loading...
Anwar Ibrahim Desak...
Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim telah meminta Anggota Parlemen (MP) untuk menulis surat kepada raja dan memohon agar deklarasi darurat dicabut. Foto/REUTERS
A A A
KUALA LUMPUR - Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim telah meminta Anggota Parlemen (MP) untuk menulis surat kepada raja dan memohon agar deklarasi darurat dicabut. Anwar mengatakan, dia sudah menyiapkan draft surat yang bisa dikirimkan kepada Raja Malaysia .

Selasa lalu, Raja Malaysia, Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah mengumumkan keadaan darurat di seluruh negeri untuk mengekang penyebaran Covid-19. Keadaan darurat akan berlangsung hingga 1 Agustus, atau tergantung pada perkembangan situasi di lapangan.

Anwar mengatakan, parlemen harus berkumpul kembali sebelum 31 Januari untuk membahas keadaan darurat, Covid-19 serta krisis ekonomi Malaysia saat ini.

Baca juga: Warga Malaysia Cemburu Indonesia dan Singapura Mulai Vaksinasi Covid-19

“Saya mengusulkan agar anggota parlemen yang terhormat segera mengajukan banding mereka sebelum hari Jumat. Saya telah menyiapkan draf surat untuk diberikan kepada Yang Mulia yang dapat diubah sesuai dengan pertimbangan Anda atau partai," kata Anwar dalam sebuah memo kepada MP, seperti dilansir Channel News Asia pada Kamis (14/1/2021).

Dalam memonya, Anwar menyatakan bahwa ketentuan saat ini sudah cukup untuk menghentikan penyebaran COVID-19, termasuk perintah kontrol gerakan (MCO) dan MCO bersyarat (CMCO). Dia mengatakan, keadaan darurat tidak perlu diberlakukan.

Baca juga: Status Darurat di Malaysia Bernuansa Politik? “Krisis ekonomi sangat memprihatinkan, sementara pengangguran, kemiskinan, dan kesenjangan meningkat. Keadaan darurat pasti akan membuat kondisi perekonomian semakin terancam,” tandasnya.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Dihujani Rudal Iran,...
Dihujani Rudal Iran, Israel Ancam Balas Dendam
Rekomendasi
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
Dipersulit Sarwendah...
Dipersulit Sarwendah Ketemu Anak, Ruben Onsu Banjir Dukungan dari Teman Artis
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Berita Terkini
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Infografis
PTUN Cabut SK Ketua...
PTUN Cabut SK Ketua MK Suhartoyo usai Anwar Usman Menang Gugatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved