Disebut Pompeo Jadi Markas Al-Qaeda, Iran: Tuan Penipu Kembali Beraksi

Rabu, 13 Januari 2021 - 17:01 WIB
loading...
Disebut Pompeo Jadi...
Zarif mengatakan, Pompeo mengakhiri karirnya sebagai Menteri Luar Negeri AS dengan sangat buruk, dengan membuat pernyataan tanpa dasar tersebut. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif angkat bicara mengenai klaim terbaru yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo soal Teheran. Pompeo menyebut Iran saat ini menjadi markas baru al-Qaeda.

Menyebutnya sebagai tuan pembohong, Zarif mengatakan, Pompeo mengakhiri karirnya sebagai Menteri Luar Negeri AS dengan sangat buruk, dengan membuat pernyataan tanpa dasar tersebut.

Baca juga: Tanpa Bukti, Mike Pompeo Tuding Iran Jadi Pangkalan Baru Al-Qaeda

"Dari menunjuk Kuba hingga "deklasifikasi" Iran yang fiktif dan klaim al-Qaeda. Tuan "kami berbohong, menipu, mencuri" dengan menyedihkan mengakhiri karirnya yang menghancurkan dengan lebih banyak kebohongan yang menghangatkan hati," ucap Zarif.

"Tidak ada yang tertipu. Semua teroris 9/11 berasal dari tujuan favorit MIke Pompeo di Timur Tengah, tidak ada yang berasal dari Iran," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Iran Gelar Latihan Rudal di Teluk Oman, Pamer Kemampuan Manuver

Sebelumnya, Pompeo menuduh tanpa bukti jika para pemimpin al-Qaeda telah mendirikan "pangkalan baru" di Iran . Berpidato dalam sebuah konferensi pers di Washington, Pompeo mengatakan bahwa Iran adalah "Afghanistan baru."

"Tidak seperti di Afghanistan, ketika al-Qaeda bersembunyi di pegunungan, al-Qaida hari ini beroperasi di bawah cangkang keras perlindungan dari rezim Iran," ujar Pompeo.

Baca juga: AS Tuduh Iran Punya Hubungan 'Gelap' dengan Al-Qaeda Dalam kesempatan itu, Pompeo juga mengkonfirmasi laporan bahwa seorang tokoh senior al-Qaeda, Abu Mohammed al-Masri, dibunuh Agustus lalu di Teheran. Menurut Pompeo, al-Masri menggunakan identitas palsu selama berada di Negeri Mullah itu.

Masri, yang dituduh membantu dalang pemboman tahun 1998 di dua kedutaan besar AS di Afrika, dilaporkan telah ditembak di dalam mobilnya bersama putrinya, Miriam, janda putra Osama bin Laden, Hamza. Pernyataan Pompeo adalah pernyataan resmi pertama yang mendukung klaim tersebut.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved