Kapal Induk Nuklir AS Bobol Lagi, 5 Awak Positif Covid-19
Jum'at, 15 Mei 2020 - 10:25 WIB
loading...
Kapal induk USS Theodore Roosevelt (CVN-71) terlihat saat memasuki pelabuhan di Da Nang, Vietnam, 5 Maret 2020. Foto/REUTERS/Kham
A
A
A
WASHINGTON - Lima awak dievakuasi dari kapal induk Amerika Serikat (AS) bertenaga nuklir, USS Theodore Roosevelt, setelah dites positif terinfeksi virus corona baru penyebab penyakit Covid-19 . Kapal induk yang bersiap melaut lagi itu masih kebobolan meski penyaringan untuk deteksi virus sudah ketat.
Lima pelaut yang dievakuasi itu menjadi indikasi bahwa gelombang kedua wabah Covid-19 telah menyerang USS Theodore Roosevelt. Gelombang pertama terjadi enam minggu lalu, di mana ratusan pelaut Amerika terinfeksi dan membuat kapal berlabuh lama di Guam.
Mengutip The New York Times, Jumat (15/5/2020), kelima pelaut yang dievakuasi kini menghabiskan waktu dua minggu di fasilitas karantina di Guam. Uniknya, kelima awak itu terinfeksi tanpa menunjukkan gejala.
Mereka awalnya sudah dua kali dites dan hasilnya negatif sehingga diizinkan naik kapal. Namun pada tes ulang ketiga, kelimanya positif Covid-19. (Baca: Virus Corona Serang Kapal Induk Nuklir AS, Kaptennya Minta Tolong )
Angkatan Laut AS menolak berkomentar tentang kasus-kasus baru Covid-19 di kapal induk yang memiliki hampir 5.000 awak tersebut.
Lima pelaut yang dievakuasi itu menjadi indikasi bahwa gelombang kedua wabah Covid-19 telah menyerang USS Theodore Roosevelt. Gelombang pertama terjadi enam minggu lalu, di mana ratusan pelaut Amerika terinfeksi dan membuat kapal berlabuh lama di Guam.
Mengutip The New York Times, Jumat (15/5/2020), kelima pelaut yang dievakuasi kini menghabiskan waktu dua minggu di fasilitas karantina di Guam. Uniknya, kelima awak itu terinfeksi tanpa menunjukkan gejala.
Mereka awalnya sudah dua kali dites dan hasilnya negatif sehingga diizinkan naik kapal. Namun pada tes ulang ketiga, kelimanya positif Covid-19. (Baca: Virus Corona Serang Kapal Induk Nuklir AS, Kaptennya Minta Tolong )
Angkatan Laut AS menolak berkomentar tentang kasus-kasus baru Covid-19 di kapal induk yang memiliki hampir 5.000 awak tersebut.
Lihat Juga :