AS Tuduh Iran Punya Hubungan 'Gelap' dengan Al-Qaeda

Selasa, 12 Januari 2021 - 21:38 WIB
loading...
A A A
Di masa lalu, Pompeo menuduh Iran memiliki hubungan dengan al-Qaeda tetapi belum memberikan bukti yang konkret.

“Ada kalanya Iran bekerja sama dengan al-Qaeda,” kata Pompeo pada Oktober 2017 saat masih menjabat sebagai Direktur CIA.

Tuduhan sebelumnya oleh pemerintahan George W. Bush terkait hubungan Iran dengan serangan al-Qaida pada 11 September 2001 di AS telah didiskreditkan. Namun selama bertahun-tahun muncul laporan tentang operasi al-Qaeda yang bersembunyi di Iran.

Seorang mantan pejabat senior intelijen AS yang mengetahui langsung tentang masalah ini mengatakan bahwa Iran tidak pernah bersahabat dengan al-Qaeda sebelum atau setelah serangan 11 September dan klaim kerja sama saat ini harus dilihat dengan hati-hati.

Iran Syiah dan al-Qaeda, sebuah organisasi militan Muslim Sunni, telah lama menjadi musuh sektarian.(Baca juga: Putri Rafsanjani: Intervensi Iran di Suriah Tewaskan 500.000 Orang )

Hubungan antara Teheran dan Washington telah memburuk sejak 2018 ketika Trump meninggalkan kesepakatan nuklir Iran 2015, yang memberlakukan pembatasan ketat pada kegiatan nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Trump Murka Google Didenda...
Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!
Rekomendasi
Sikat Ganda Korea, Fajar/Fikri...
Sikat Ganda Korea, Fajar/Fikri Juara China Open 2026
Kebakaran Rumah di Kayu...
Kebakaran Rumah di Kayu Putih Jaktim, 2 Orang Tewas
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Berita Terkini
Pengemudi Mobil yang...
Pengemudi Mobil yang Tabraki Pawai LGBTQ Berlin Ditembak Mati, Namanya Abdul Ballout
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved