Mesir Tuan Rumah Pembicaraan untuk Menghidupkan Dialog Israel-Palestina

Selasa, 12 Januari 2021 - 20:12 WIB
loading...
A A A
"Jika solusi dua negara gagal, dunia harus mengatakan jika menerima negara dengan sistem apartheid," kata Safadi seperti dikutip dari Al Araby, Selasa (12/1/2021).

Permukiman Israel di Tepi Barat telah terjadi sejak negara Yahudi menduduki wilayah itu pada tahun 1967. Ini dipercepat di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan selama pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang pro-Israel.(Baca juga: Dapat Izin Pakai, Rusia Siap Kirim Vaksin Covid-19 ke Palestina )

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian mengatakan pemukiman Israel di Tepi Barat bertentangan dengan hukum internasional dan jika terus berlanjut, itu akan mengurangi kemungkinan berdirinya negara Palestina.

Kelompok empat orang itu juga "menyatakan kesediaannya" untuk bekerja dengan pemerintahan Presiden terpilih AS Joe Biden yang akan datang untuk memfasilitasi negosiasi yang mengarah pada perdamaian yang komprehensif, adil dan abadi.

Kelompok, yang bertemu dua kali tahun lalu di Jerman dan Yordania, mengatakan mereka akan bertemu berikutnya di Paris, tanpa memberikan tanggal. Para menteri itu juga bertemu dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi.(Baca juga: Israel Tolak Suntik Vaksin COVID-19 Tahanan Palestina, Komisi: Itu Rasis )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved