Kissinger: AS Kembali ke JCPOA Iran Picu Lomba Senjata Nuklir Timur Tengah
Selasa, 12 Januari 2021 - 08:51 WIB
loading...
A
A
A
"Para pemimpin saat ini di Iran tampaknya tidak dapat melepaskan kombinasi imperialisme dan ancaman Islamis ini," kata Kissinger. "Test case adalah evolusi kapasitas nuklir di Iran, jika ini dapat dihindari.”
"Saya tidak mengatakan kita tidak boleh berbicara dengan mereka," imbuh dia.
Dennis Ross, mantan penasihat presiden George H.W. Bush, Bill Clinton dan Barack Obama, mewawancarai Kissinger pada acara perpisahan JPPI untuk direktur pendirinya, Avinoam Bar-Yosef.
Ross bertanya kepada Kissinger apa yang akan dia sarankan kepada Biden dan pemerintahannya untuk mengambil keuntungan dari Perjanjian Abraham, di mana empat negara Arab menormalisasi hubungan dengan Israel.
"Kita tidak boleh menyerah pada apa yang baru-baru ini dicapai dalam kesepakatan antara dunia Arab dan dunia Israel," katanya. "Saya akan memberi tahu administrasi yang masuk bahwa kita berada di jalur yang baik."
"Kesepakatan itu telah membuka jendela peluang bagi Timur Tengah yang baru," kata Kissinger. "Negara-negara Arab mengerti bahwa mereka tidak dapat bertahan dalam ketegangan terus-menerus dengan bagian Barat dan Israel, jadi mereka memutuskan bahwa mereka harus menjaga diri mereka sendiri," paparnya. (Baca juga: Pakar: Objek Mirip Rudal di Perairan Indonesia Adalah Drone Surveillance China )
"Saya tidak mengatakan kita tidak boleh berbicara dengan mereka," imbuh dia.
Dennis Ross, mantan penasihat presiden George H.W. Bush, Bill Clinton dan Barack Obama, mewawancarai Kissinger pada acara perpisahan JPPI untuk direktur pendirinya, Avinoam Bar-Yosef.
Ross bertanya kepada Kissinger apa yang akan dia sarankan kepada Biden dan pemerintahannya untuk mengambil keuntungan dari Perjanjian Abraham, di mana empat negara Arab menormalisasi hubungan dengan Israel.
"Kita tidak boleh menyerah pada apa yang baru-baru ini dicapai dalam kesepakatan antara dunia Arab dan dunia Israel," katanya. "Saya akan memberi tahu administrasi yang masuk bahwa kita berada di jalur yang baik."
"Kesepakatan itu telah membuka jendela peluang bagi Timur Tengah yang baru," kata Kissinger. "Negara-negara Arab mengerti bahwa mereka tidak dapat bertahan dalam ketegangan terus-menerus dengan bagian Barat dan Israel, jadi mereka memutuskan bahwa mereka harus menjaga diri mereka sendiri," paparnya. (Baca juga: Pakar: Objek Mirip Rudal di Perairan Indonesia Adalah Drone Surveillance China )
Lihat Juga :