Houthi Ancam Serang Sejumlah Lokasi Sensitif di Israel

Selasa, 12 Januari 2021 - 05:05 WIB
loading...
Houthi Ancam Serang...
Milisi Houthi berbaris di Yaman. Foto/Anadolu
A A A
SANAA - Houthi Yaman mengancam akan menyerang sejumlah lokasi "sangat sensitif" di Israel .

Laporan Rai Al-Youm itu setelah kabar Israel sedang memperkuat militernya di wilayah selatan menjelang kemungkinan konfrontasi.

Anggota Biro Politik Houthi, Fadl Abu-Thalib, mengatakan, "Jika musuh Israel terlibat dalam tindakan apapun terhadap rakyat kami, rakyat kami tidak akan ragu untuk menyatakan jihad melawan musuh ini.”

“Kami tidak akan ragu meluncurkan serangan terkuat terhadap lokasi-lokasi yang sangat sensitif bagi musuh Israel," papar dia. (Baca Juga: Israel Tolak Suntik Vaksin COVID-19 Tahanan Palestina, Komisi: Itu Rasis)

Abu Thalib menambahkan, "Pernyataan para penjahat perang Zionis, yang menyatakan bahwa Yaman adalah ancaman bagi entitas Zionis, telah diulangi. Oleh karena itu, kami mengingat bahwa permusuhan kami terhadap Israel sebagai entitas pemerkosa dan memusuhi umat kami adalah prinsip kemanusiaan dan moral, serta kewajiban agama." (Lihat Infografis: Deretan Tragedi Kecelakaan Pesawat Paling Mengerikan)

Menurut laporan badan penyiaran Israel, Kan, militer telah mempersiapkan kemungkinan serangan oleh milisi Irak dan Houthi yang didukung Iran. (Lihat Video: PPKM Berlaku Hari Ini, Suasana di Stasiun Pasar Senen Sepi)



Ketakutan ini meningkat pada peringatan pertama pembunuhan Jenderal Iran Qasem Soleimani oleh Amerika Serikat (AS) dan pembunuhan terhadap ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh pada akhir November.

Teheran menyalahkan Israel untuk serangan terakhir dan telah bersumpah membalas dendam.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Musim Liburan Sekolah,...
Musim Liburan Sekolah, 418.000 Pemudik Nikmati Diskon Penyeberangan ASDP
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Berita Terkini
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved