Paus Francis Serukan Warga AS Tolak Kekerasan dan Promosikan Rekonsiliasi Nasional

Senin, 11 Januari 2021 - 16:21 WIB
loading...
Paus Francis Serukan...
Pemimpin Vatikan, Paus Fransiskus meminta masyarakat Amerika Serikat (AS) untuk menolak kekerasan dan mempromosikan rekonsiliasi nasional. Foto/REUTERS
A A A
VATIKAN - Pemimpin Vatikan, Paus Fransiskus meminta masyarakat Amerika Serikat (AS) untuk menolak kekerasan dan mempromosikan rekonsiliasi nasional. Dia mengutuk serangan dramatis terhadap gedung Kongres AS pekan lalu.

Paus Fransiskus menyampaikan "salam penuh kasih" kepada semua warga AS yang terguncang oleh penyerbuan baru-baru ini di Kongres dan mengatakan bahwa dia berdoa untuk lima orang yang kehilangan nyawa dalam insiden itu. ( Baca juga: Gorbachev: Rusia Harus Minta Komitmen Biden untuk Tidak Perang Nuklir )

“Tolak kekerasan. Ini waktunya untuk penyembuhan. Saya tegaskan bahwa kekerasan selalu merusak diri sendiri. Tidak ada yang diperoleh dengan kekerasan dan begitu banyak yang hilang," ucap Paus Fransiskus, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (11/1/2021).

Dia kemudian mendesak otoritas AS dan seluruh penduduk untuk mempertahankan "asa tanggung jawab yang tinggi untuk meredakan amarah, mempromosikan rekonsiliasi nasional dan melindungi nilai-nilai demokrasi yang berakar dalam masyarakat Amerika.

Dalam pernyataan terpisah saat melakukan wawancara dengan saluran televisi Italia, Canale 5, Paus Fransiskus mengatakan dia "heran" dengan serangan Kongres, terutama karena rakyat AS sangat disiplin dalam demokrasi.

Tetapi, dia juga mencatat bahwa bahkan dalam masyarakat yang paling "dewasa", ada minoritas kekerasan yang bertindak melawan demokrasi dan kebaikan bersama. ( Baca juga: Ada Reaksi Alergi Parah, CDC: Vaksin COVID-19 Pfizer Aman dan Manjur )

“Tapi, untungnya ini meletus dan orang bisa melihatnya dengan baik. Dengan begitu bisa diperbaiki. Kita harus selalu belajar dari sejarah," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved