Inggris Klaim Vaksinasi 200 Ribu Orang Per Hari

Minggu, 10 Januari 2021 - 19:10 WIB
loading...
Inggris Klaim Vaksinasi...
London menuturkan, mereka akan meningkatkan vaksinasi menjadi 2 juta per minggu, tingkat yang diperlukan untuk mencakup golongan yang paling rentan pada pertengahan Februari. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Inggris mengatakan mereka memvaksinasi 200 ribu orang per hari untuk mengatasi Covid-19. London menuturkan, mereka akan meningkatkan vaksinasi menjadi 2 juta per minggu, tingkat yang diperlukan untuk mencakup golongan yang paling rentan pada pertengahan Februari.

"Saat ini kami menjalankan lebih dari 200 ribu orang divaksinasi setiap hari," kata Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (10/1/2021).

"Kami membuat kemajuan yang signifikan, tetapi masih ada ekspansi lebih lanjut yang harus dilakukan. Minggu ini kami membuka pusat vaksinasi massal," sambungnya. ( Baca juga: Inggris Beri Izin Pakai untuk Vaksin Buatan Moderna )

Sebelumnya,Kementerian Kesehatan Inggris mengatakan, regulator medis telah menyetujui vaksin Covid-19 Moderna untuk digunakan. Kementerian itu juga mengatakan bahwa mereka telah setuju untuk membeli tambahan 10 juta dosis, karena London berencana melancarkan kampanye vaksinasi berikutnya pada musim semi.

Dengan disetujuinya vaksin Moderna, berarti sudah tiga vaksin Covid-19 sekarang telah disetujui untuk digunakan di Inggris, pertama Pfizer / BioNTech dan vaksin yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca.

Inggris, kata kementerian itu, sekarang sudah memesan 17 juta dosis vaksin Moderna dan pasokan akan mulai dikirim mulai musim semi, setelah Moderna mengembangkan kemampuan produksinya.

Hancock mengatakan kehadiran vaksin Moderna diharapkan dapat mempercepat vaksinasi dan mempercepat penyelesaian krisis yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. ( Baca juga: Inggris Darurat Covid-19, Lampard Mulai Tak Nyaman Liga Primer Inggris Tetap Berjalan )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Iran Ngadu ke Rusia:...
Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!
Rekomendasi
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Houthi Klaim Mampu Gagalkan...
Houthi Klaim Mampu Gagalkan Serangan Udara AS dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved