Inggris Beri Izin Pakai untuk Vaksin Buatan Moderna

Sabtu, 09 Januari 2021 - 00:47 WIB
loading...
Inggris Beri Izin Pakai...
Kementerian Kesehatan Inggris mengatakan, regulator medis telah menyetujui vaksin Covid-19 Moderna untuk digunakan. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Kementerian Kesehatan Inggris mengatakan, regulator medis telah menyetujui vaksin Covid-19 Moderna untuk digunakan. Kementerian itu juga mengatakan bahwa mereka telah setuju untuk membeli tambahan 10 juta dosis, karena London berencana melancarkan kampanye vaksinasi berikutnya pada musim semi.

Dengan disetujuinya vaksin Moderna, berarti sudah tiga vaksin Covid-19 sekarang telah disetujui untuk digunakan di Inggris, pertama Pfizer / BioNTech dan vaksin yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca.

Inggris, kata kementerian itu, sekarang sudah memesan 17 juta dosis vaksin Moderna dan pasokan akan mulai dikirim mulai musim semi, setelah Moderna mengembangkan kemampuan produksinya.

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock mengatakan kehadiran vaksin Moderna diharapkan dapat mempercepat vaksinasi dan mempercepat penyelesaian krisis yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. ( Baca juga: Badan Kesehatan Uni Eropa Akhirnya Setujui Penggunaan Vaksin Moderna )

"Kami telah memvaksinasi hampir 1,5 juta orang di seluruh Inggris dan vaksin Moderna akan memungkinkan kami untuk mempercepat program vaksinasi kami lebih jauh lagi setelah dosis tersedia mulai musim semi," ucapnya, seperti dilansir Reuters pada Sabtu (9/1/2021).

Vaksin Moderna sendiri memiliki tingkat efektifitas 94 persen dalam mencegah penyakit dalam uji klinis tahap akhir,dan telah disetujui untuk digunakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Uni Eropa. ( Baca juga: Dokter Boston AS Alergi Parah usai Disuntik Vaksin COVID-19 Moderna )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Mencekam! Langit Kanada...
Mencekam! Langit Kanada Berubah Jadi Oranye akibat Kebakaran Hutan Dahsyat
Rekomendasi
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
Berita Terkini
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Infografis
Muhammad Jadi Nama Terpopuler...
Muhammad Jadi Nama Terpopuler untuk Bayi Lelaki di Inggris Raya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved