Presiden Iran: Penyerbuan US Capitol Ungkap Kelemahan Demokrasi Barat

Sabtu, 09 Januari 2021 - 18:02 WIB
loading...
Presiden Iran: Penyerbuan...
Presiden Iran Hassan Rouhani. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan penyerbuan gedung US Capitol oleh para pendukung Presiden Donald Trump mengungkap kelemahan dan kegagalan demokrasi Barat.

“Trump, menurut Rouhani, adalah orang yang tidak layak yang mempermalukan negaranya,” ungkap portal berita Iran.

"Kita telah melihat kerusakan apa yang ditimbulkan orang populis terhadap negaranya sendiri dalam empat tahun terakhir, membawa aib bagi bangsanya sementara juga menimbulkan kerusakan besar di wilayah kami, di Palestina, Suriah dan Yaman," tegas Rouhani, dilansir Tehran Times.

Presiden Iran: Penyerbuan US Capitol Ungkap Kelemahan Demokrasi Barat


Dia menambahkan, “Secara alami, ketika orang yang tidak layak mengambil alih kekuasaan di suatu negara, negara ini dan dunia akan menghadapi banyak masalah.” (Baca Juga: Khamenei Ejek Kerusuhan Capitol AS, Sebut Balas Dendam Tuhan)

Sebelumnya, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengejek kekacauan di Amerika Serikat (AS) setelah massa pendukung Presiden Donald Trump menyerbu US Capitol di Washington. (Baca Juga: Mayoritas Rakyat AS Ingin Trump Segera Dipecat setelah Rusuh US Capitol)

Petinggi Iran itu menyebutnya sebagai balas dendam Tuhan atas campur tangan Amerika di Timur Tengah. (Lihat Video: Anies Baswedan Berlakukan Pembatasan Aktivitas Masyarakat Mulai 11 Januari 2021)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved