Presiden Iran: Penyerbuan US Capitol Ungkap Kelemahan Demokrasi Barat

loading...
Presiden Iran: Penyerbuan US Capitol Ungkap Kelemahan Demokrasi Barat
Presiden Iran Hassan Rouhani. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan penyerbuan gedung US Capitol oleh para pendukung Presiden Donald Trump mengungkap kelemahan dan kegagalan demokrasi Barat.

“Trump, menurut Rouhani, adalah orang yang tidak layak yang mempermalukan negaranya,” ungkap portal berita Iran.

"Kita telah melihat kerusakan apa yang ditimbulkan orang populis terhadap negaranya sendiri dalam empat tahun terakhir, membawa aib bagi bangsanya sementara juga menimbulkan kerusakan besar di wilayah kami, di Palestina, Suriah dan Yaman," tegas Rouhani, dilansir Tehran Times.

Presiden Iran: Penyerbuan US Capitol Ungkap Kelemahan Demokrasi Barat




Dia menambahkan, “Secara alami, ketika orang yang tidak layak mengambil alih kekuasaan di suatu negara, negara ini dan dunia akan menghadapi banyak masalah.” (Baca Juga: Khamenei Ejek Kerusuhan Capitol AS, Sebut Balas Dendam Tuhan)

Sebelumnya, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengejek kekacauan di Amerika Serikat (AS) setelah massa pendukung Presiden Donald Trump menyerbu US Capitol di Washington. (Baca Juga: Mayoritas Rakyat AS Ingin Trump Segera Dipecat setelah Rusuh US Capitol)

Petinggi Iran itu menyebutnya sebagai balas dendam Tuhan atas campur tangan Amerika di Timur Tengah. (Lihat Video: Anies Baswedan Berlakukan Pembatasan Aktivitas Masyarakat Mulai 11 Januari 2021)



Dalam pidato 50 menit pada Jumat (8/1), Khamenei membahas transisi kekuasaan di AS dengan menyebut politik Amerika sebagai "kegagalan".
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top