Israel Bantah Coba 'Tipu' AS Agar Terlibat Perang dengan Iran
Senin, 04 Januari 2021 - 02:02 WIB
loading...
Israel membantah tudingan Iran bahwa Tel Aviv akan melakukan serangan terhadap pasukan AS yang berada di Irak, untuk mengadu domba AS dan Iran. Foto/REUTERS
A
A
A
TEL AVIV - Israel membantah tudingan Iran bahwa Tel Aviv akan melakukan serangan terhadap pasukan Amerika Serikat (AS) yang berada di Irak. Langkah ini, menurut Teheran, dimaksudkan untuk mengadu domba AS dan Iran.
Menteri Energi Israel, Yuval Steinitz telah menyebut klaim yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif bahwa Tel Aviv berusaha menipu AS untuk melancarkan perang melawan Iran, adalah sesuatu yang tidak masuk akal.
Steinitz mengatakan bahwa Israel yang perlu waspada terhadap kemungkinan serangan Iran, mengacu pada peringatan satu tahun pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani, oleh AS di Irak. ( Baca juga: Iran: Pembunuhan Soleimani Dilakukan Atas Provokasi Israel )
"Kami mendengar omong kosong ini oleh Zarif, bahwa Israel akan melancarkan serangan teroris terhadap AS, ini benar-benar tidak masuk akal," ucapnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Senin (4/1/2021).
"Tetapi di sisi lain itu adalah tanda peringatan, bahwa Iran sedang membidik Israel, sedang mencari alasan untuk menyerang Israel dan oleh karena itu kita harus waspada, dan berada pada kondisi siaga tertinggi," imbuhnya.
Menteri Energi Israel, Yuval Steinitz telah menyebut klaim yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif bahwa Tel Aviv berusaha menipu AS untuk melancarkan perang melawan Iran, adalah sesuatu yang tidak masuk akal.
Steinitz mengatakan bahwa Israel yang perlu waspada terhadap kemungkinan serangan Iran, mengacu pada peringatan satu tahun pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani, oleh AS di Irak. ( Baca juga: Iran: Pembunuhan Soleimani Dilakukan Atas Provokasi Israel )
"Kami mendengar omong kosong ini oleh Zarif, bahwa Israel akan melancarkan serangan teroris terhadap AS, ini benar-benar tidak masuk akal," ucapnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Senin (4/1/2021).
"Tetapi di sisi lain itu adalah tanda peringatan, bahwa Iran sedang membidik Israel, sedang mencari alasan untuk menyerang Israel dan oleh karena itu kita harus waspada, dan berada pada kondisi siaga tertinggi," imbuhnya.
Lihat Juga :