Sebelas Senator Partai Republik Tolak Penghitungan Electoral College

Minggu, 03 Januari 2021 - 08:17 WIB
loading...
A A A
"Dengan ukuran apa pun, tuduhan penipuan dan penyimpangan dalam pemilu 2020 melebihi masa hidup kita," sambung pernyataan itu.

Kelompok Senator Republik itu bersikeras bahwa upaya mereka bukanlah upaya untuk menggagalkan Biden atau membatalkan pemilu, melainkan bertujuan untuk melindungi integritas pemilu. (Baca juga: Pentagon Bantah Hambat Transisi Kekuasaan AS seperti Klaim Biden )

Tetapi banyak Senator Partai Republik mengatakan upaya untuk menantang hasil pemilu tidak masuk akal.

“Ada dasar konstitusional dan hukum lain yang kuat untuk dikatakan: Anda menjalani hari di pengadilan, 60 tuntutan hukum yang berbeda di pengadilan negara bagian, Anda memiliki kesempatan untuk mengajukan banding ke Mahkamah Agung, dan ketika saya membaca undang-undang tersebut setelah sebuah negara bagian mengesahkan suara elektoralnya itu meyakinkan. Jadi begitulah keadaannya, "kata Senator John Cornyn dalam sebuah wawancara pada hari Jumat.

Tapi 11 senator Partai Republik mengatakan pengadilan seharusnya memeriksa masalah ini lebih dekat: “Idealnya, pengadilan akan mendengar bukti dan menyelesaikan klaim penipuan pemilu yang serius ini. Dua kali, Mahkamah Agung memiliki kesempatan untuk melakukannya; dua kali, Pengadilan menolak. "

Trump pun mengisyaratkan persetujuannya atas langkah para senator Republik itu dalam serangkaian tweet pada Sabtu malam.(Baca juga: Tolak Hasil Pilpres, Trump Umumkan Demonstrasi Besar-besaran 6 Januari )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Fosil T-Rex Gus Terjual...
Fosil T-Rex Gus Terjual Rp902 Miliar, Jadi Fosil Dinosaurus Termahal dalam Lelang
Rekomendasi
Prabowo: Mencuri Uang...
Prabowo: Mencuri Uang Rakyat, Saya Tidak Toleransi
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved