Sebelas Senator Partai Republik Tolak Penghitungan Electoral College

Minggu, 03 Januari 2021 - 08:17 WIB
loading...
Sebelas Senator Partai...
Sebelas senator Partai Republik bersiap menolak penghitungan Electoral College Presiden terpilih Joe Biden. Foto/NDTV
A A A
WASHINGTON - Hampir seperempat Senator Partai Republik secara resmi bersiap untuk menantang kemenangan Electoral College Presiden terpilih Joe Biden saat Kongres Amerika Serikat (AS) mengesahkannya pada 6 Januari mendatang. Gerakan ini dipimpin oleh Senator Ted Cruz, yang meluncurkan gagasan di antara Senator Partai Republik tentang pemungutan suara menentang sertifikasi pemilu kecuali ada audit pemilu.

"Kami bermaksud memberikan suara pada 6 Januari untuk menolak para pemilih dari negara bagian yang disengketakan karena tidak 'diberikan secara teratur' dan 'disertifikasi secara sah,'" kata para senator.

"Kecuali dan sampai audit darurat 10 hari itu selesai," sambungnya seperti dikutip dari Politico, Minggu (3/1/2021).



Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu sore waktu setempat, 11 senator Partai Republik saat ini dan yang akan datang mengatakan mereka bermaksud untuk menolak para pemilih dari negara bagian di mana mereka mengklaim tuduhan penipuan pemilih, pelanggaran dan lemahnya penegakan hukum pemilu yang belum pernah terjadi sebelumnya muncul sampai audit 10 hari dari Hasil pemilu di setiap negara bagian telah selesai.

"Kecurangan pemilih telah menjadi tantangan yang terus-menerus dalam pemilihan kami, meskipun luas dan cakupannya diperdebatkan," kata kelompok itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved