Samakan Trump dengan Saddam, Rouhani Bersumpah Balas Pembunuhan Soleimani
Jum'at, 01 Januari 2021 - 17:14 WIB
loading...
Presiden Iran Hassan Rouhani menyamakan Presiden AS Donald Trump dengan mantan pemimpin Irak Saddam Hussein. Foto/Al Arabiya
A
A
A
TEHERAN - Presiden Iran Hassan Rouhani menyamakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan mantan diktator Irak Saddam Hussein. Ia pun mengulangi janji rezim Iran untuk membalas pembunuhan jenderal tinggi Iran Qassem Soleimani .
"Trump seperti Saddam. Saddam memberlakukan delapan tahun perang terhadap kami dan digulingkan dan Trump memberlakukan tiga tahun perang ekonomi terhadap kami, (dan) dia akan digulingkan dalam beberapa minggu mendatang. Dia akan menjadi orang yang tercela dalam sejarah karena kejahatan dan penindasan yang dia lakukan,” kata Rouhani dalam sebuah pidato seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (1/1/2021).
Iran dan Irak bertempur dalam perang 1980-88 yang menghancurkan, tetapi invasi pimpinan AS ke Irak pada 2003 berhasil menggulingkan Saddam Hussein yang memicu pemberontakan yang panjang, di mana pengaruh regional Iran meningkat dengan mengorbankan AS.
Pernyataan Rouhani muncul beberapa hari menjelang peringatan pertama pembunuhan Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad pada 3 Januari 2020 lalu.
"Trump seperti Saddam. Saddam memberlakukan delapan tahun perang terhadap kami dan digulingkan dan Trump memberlakukan tiga tahun perang ekonomi terhadap kami, (dan) dia akan digulingkan dalam beberapa minggu mendatang. Dia akan menjadi orang yang tercela dalam sejarah karena kejahatan dan penindasan yang dia lakukan,” kata Rouhani dalam sebuah pidato seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (1/1/2021).
Iran dan Irak bertempur dalam perang 1980-88 yang menghancurkan, tetapi invasi pimpinan AS ke Irak pada 2003 berhasil menggulingkan Saddam Hussein yang memicu pemberontakan yang panjang, di mana pengaruh regional Iran meningkat dengan mengorbankan AS.
Pernyataan Rouhani muncul beberapa hari menjelang peringatan pertama pembunuhan Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad pada 3 Januari 2020 lalu.
Lihat Juga :