Media Barat Juluki Adik Kim Jong-un 'Anjing Penyerang Korut Paling Lantang'
Jum'at, 01 Januari 2021 - 06:51 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga : Iran Eksekusi Mati Pembunuh yang Beraksi saat Usianya 16 Tahun )
Menurut profesor Universitas Tuft Lee Sung-yoon, yang menulis buku tentang Kim Yo-jong, adik perempuan pemimpin Korut itu adalah "orang nomor 2 secara de facto dalam hierarki DPRK (Korea Utara) dan satu-satunya orang kepercayaan sejati yang memberikan konsekuensi bagi Kim Jong-un". Profesor itu mengatakan terlepas dari semua gelar Kim Yo-jong yang tinggi, "darah birunya" masih menduduki peringkat teratas.
Serangan verbal Kim Yo-jong baru-baru ini terhadap Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kang Kyung-wha juga membantu meningkatkan citra brutalnya.
Kang berargumen selama IISS Manama Dialogue Security Conference bahwa itu sangat "aneh" dan sangat tidak mungkin Korea Utara belum melaporkan kasus virus corona sejauh ini. Kim Yo-jong menanggapi dengan mengatakan bahwa Kang akan "membayar mahal" untuk pernyataan sembrononya. (Baca juga: Video Parodi Indonesia Raya yang Hina Indonesia Ternyata Dibuat WNI )
Perempuan berkuasa itu juga diyakini sebagai sosok yang berada di balik ledakan di Kantor Penghubung Antar-Korea di Kompleks Industri Kaesong di utara Zona Demiliterisasi Korea pada bulan Juni 2020. Dia sebelumnya berjanji untuk menghilangkan simbol hubungan diplomatik antara kedua negara, setelah skandal seputar balon dengan selebaran propaganda yang ditembakkan oleh pembelot Korea Utara dari Korea Selatan.
Dia juga menyebut seruan untuk "rekonsiliasi" dan "reunifikasi" oleh Presiden Korea Selatan Moon Jae-in sebagai "pengkhianatan yang tidak tahu malu".
Menurut profesor Universitas Tuft Lee Sung-yoon, yang menulis buku tentang Kim Yo-jong, adik perempuan pemimpin Korut itu adalah "orang nomor 2 secara de facto dalam hierarki DPRK (Korea Utara) dan satu-satunya orang kepercayaan sejati yang memberikan konsekuensi bagi Kim Jong-un". Profesor itu mengatakan terlepas dari semua gelar Kim Yo-jong yang tinggi, "darah birunya" masih menduduki peringkat teratas.
Serangan verbal Kim Yo-jong baru-baru ini terhadap Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kang Kyung-wha juga membantu meningkatkan citra brutalnya.
Kang berargumen selama IISS Manama Dialogue Security Conference bahwa itu sangat "aneh" dan sangat tidak mungkin Korea Utara belum melaporkan kasus virus corona sejauh ini. Kim Yo-jong menanggapi dengan mengatakan bahwa Kang akan "membayar mahal" untuk pernyataan sembrononya. (Baca juga: Video Parodi Indonesia Raya yang Hina Indonesia Ternyata Dibuat WNI )
Perempuan berkuasa itu juga diyakini sebagai sosok yang berada di balik ledakan di Kantor Penghubung Antar-Korea di Kompleks Industri Kaesong di utara Zona Demiliterisasi Korea pada bulan Juni 2020. Dia sebelumnya berjanji untuk menghilangkan simbol hubungan diplomatik antara kedua negara, setelah skandal seputar balon dengan selebaran propaganda yang ditembakkan oleh pembelot Korea Utara dari Korea Selatan.
Dia juga menyebut seruan untuk "rekonsiliasi" dan "reunifikasi" oleh Presiden Korea Selatan Moon Jae-in sebagai "pengkhianatan yang tidak tahu malu".
Lihat Juga :