Netanyahu: Normalisasi Negara Arab-Israel Wujudkan Nubuat Alkitab
Senin, 28 Desember 2020 - 09:00 WIB
loading...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto/REUTERS
A
A
A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim normalisasi hubungan antara negaranya dan negara-negara Arab adalah realisasi dari nubuat Alkitab.
"Hebatnya, di Timur Tengah ini, kami telah secara aktif membuat kemajuan dalam mewujudkan nubuat Alkitab tentang 'perdamaian di Bumi', atau setidaknya di bagian Bumi ini," kata Netanyahu yang dilansir dari The Jerusalem Post, kemarin. (Baca: Pemuda Muslim di Prancis Diserang Sesama Muslim karena Rayakan Natal )
"Setahun terakhir ini, dan dengan bantuan aktif dari Amerika Serikat dan Presiden (Donald) Trump, kami telah bergerak maju dengan Abraham Accords, mencapai terobosan bersejarah antara Israel dan dunia Arab," ujarnya.
"Setelah 26 tahun tanpa perjanjian perdamaian baru, kami telah memiliki empat perjanjian baru dalam waktu kurang dari empat bulan dan ini hanyalah permulaan," kata Netanyahu dalam laporan lain dari Times of Israel.
"Ini adalah perubahan baru dan revolusioner," imbuh dia. "Ini akan membuat kehidupan yang lebih baik, tempat yang lebih baik bagi semua orang di Timur Tengah. Ini akan membuat dunia menjadi lebih baik."
"Hebatnya, di Timur Tengah ini, kami telah secara aktif membuat kemajuan dalam mewujudkan nubuat Alkitab tentang 'perdamaian di Bumi', atau setidaknya di bagian Bumi ini," kata Netanyahu yang dilansir dari The Jerusalem Post, kemarin. (Baca: Pemuda Muslim di Prancis Diserang Sesama Muslim karena Rayakan Natal )
"Setahun terakhir ini, dan dengan bantuan aktif dari Amerika Serikat dan Presiden (Donald) Trump, kami telah bergerak maju dengan Abraham Accords, mencapai terobosan bersejarah antara Israel dan dunia Arab," ujarnya.
"Setelah 26 tahun tanpa perjanjian perdamaian baru, kami telah memiliki empat perjanjian baru dalam waktu kurang dari empat bulan dan ini hanyalah permulaan," kata Netanyahu dalam laporan lain dari Times of Israel.
"Ini adalah perubahan baru dan revolusioner," imbuh dia. "Ini akan membuat kehidupan yang lebih baik, tempat yang lebih baik bagi semua orang di Timur Tengah. Ini akan membuat dunia menjadi lebih baik."
Lihat Juga :