Analis: Kematian Fakhrizadeh Tak akan Hentikan Program Nuklir Iran

Minggu, 27 Desember 2020 - 03:00 WIB
loading...
A A A
Izadi mengatakan, pembunuhan Fakhrizadeh juga akan menimbulkan kesulitan bagi pemerintahan Joe Biden, yang telah mengindikasikan bahwa mereka akan tertarik untuk kembali ke kesepakatan nuklir.

“Iran melihat situasinya, mereka memberikan banyak batasan pada program nuklir dan mereka tidak mendapatkan apapun darinya. Mereka mendapat sanksi, lebih banyak sanksi, dan kemudian mereka membuat ilmuwan terbunuh," ujarnya.

(Baca: Rouhani Tuduh Israel Bunuh Ilmuwan Nuklir Iran untuk Picu Perang )

Tidak logis bagi Iran, jelas Izadi, untuk melanjutkan proses di mana pihak mendapatkan keuntungan dan Iran tidak. Ini akan membuat masalah menghidupkan kembali perjanjian nuklir menjadi sulit.

"Seperti yang saya katakan, RUU yang disahkan oleh parlemen Iran menunjukkan bahwa orang-orang tidak senang dengan proses ini dan dengan demikian mereka akan mengubah proses tersebut dan itulah yang kita lihat. Biden harus bekerja lebih keras untuk meyakinkan Iran agar menerima apa yang mereka pikirkan," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved