Imbas Ledakan Nashville: Jaringan Komunikasi Mati, Penerbangan Dihentikan

Sabtu, 26 Desember 2020 - 11:06 WIB
loading...
Imbas Ledakan Nashville:...
Ledakan hebat mengguncang pusat kota Nashville, Amerika Serikat, pada Hari Natal (25/12/2020). Foto/Andrew Nelles/Tennessean.com/USA Today Network/Handout via REUTERS
A A A
NASHVILLE - Ledakan hebat mengguncang pusat kota Nashville , Tennessee, Amerika Serikat (AS) , pada pagi Hari Natal. Gedung AT&T di dekat lokasi ledakan rusak dan satu jasad manusia ditemukan.

Ledakan itu diduga berasal dari mobil RV, mobil yang biasa jadi rumah sepeda motor. Mobil itu sudah dicurigai karena diparkir sejak Kamis. (Baca: Ledakan Guncang Pusat Kota Nashville AS di Hari Natal )

Perusahaan raksasa telekomunikasi AT&T telah mengonfirmasi bahwa salah satu fasilitasnya rusak dalam apa yang oleh pihak berwenang disebut ledakan "disengaja". Ledakan itu juga menyebabkan jaringan komunikasi padam secara massal. Bahkan, layanan nomor darurat 911 juga mati di beberapa negara bagian AS.

"Kami berhubungan dengan penegak hukum dan bekerja secepat mungkin untuk memulihkan layanan bagi beberapa pelanggan di Nashville dan sekitarnya. Ini karena kerusakan fasilitas kami akibat ledakan pagi ini," kata perusahaan itu di Twitter, seperti dikutip Russia Today, Sabtu (26/12/2020).

Beberapa lembaga penegak hukum di Tennessee, Kentucky dan Alabama melaporkan sistem layanan 911 mereka mati setelah ledakan, termasuk di Murfreesboro, Knox County, Muscle Shoals, dan Madison County. (Baca juga: Peringatan Sebelum Ledakan Nashville AS: 'Evakuasi Sekarang, Ada Bom' )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
5 Pejabat China yang...
5 Pejabat China yang Dieksekusi Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved