Presiden Turki Erdogan Mengucapkan Selamat Natal

Jum'at, 25 Desember 2020 - 06:29 WIB
loading...
Presiden Turki Erdogan...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengucapkan selamat Natal untuk umat Kristen di Turki dan di seluruh dunia. Foto/Anadolu
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Kamis merilis ucapan selamat Natal kepada umat Kristen di negara itu dan di seluruh dunia. Dalam pesannya, presiden menekankan toleransi dan keragaman.

"Hari ini dan di masa depan, kita akan melihat perbedaan kita sebagai kekayaan dan membangun masa depan kita untuk lebih sejahtera dengan saling menghormati," kata Erdogan dalam pernyataan yang dirilis Direktorat Komunikasi Turki. (Baca: Misa Natal Paus Fransiskus: Yesus Terlahir sebagai Orang Buangan Miskin )

Mengucapkan Selamat Natal kepada semua orang yang merayakan liburan di Turki dan di seluruh dunia, Erdogan menekankan bahwa Turki telah menjadi tempat perlindungan damai bagi berbagai budaya dan tradisi selama berabad-abad.

"Saya dengan sepenuh hati mengucapkan selamat kepada warga Kristen kami pada kesempatan Natal. Negara tempat kita tinggal, selama ribuan tahun, telah menjadi tanah yang damai, tenang, dan orang-orang yang dapat dipercaya, dan rumah bagi peradaban kuno, berdasarkan cinta dan rasa hormat terlepas dari agama, bahasa, ras, atau sekte," kata Erdogan .

"Kami, sebagai anggota dari peradaban kuno yang unik ini, menganggap budaya yang berbeda di wilayah kami sebagai kekayaan yang tak tertandingi dan potongan langka dari mosaik peradaban kami. Sama seperti kita hidup bersama dan bersatu, dan mengembangkan tanah kita di negara bagian yang kita dirikan sepanjang sejarah, kita akan—hari ini dan di masa depan—melihat perbedaan kita sebagai kekayaan dan ketekunan dalam membangun masa depan kita dengan cara yang lebih makmur dan atas dasar saling menghormati," lanjut Presiden Turki tersebut. (Baca juga: Paku yang Diduga Digunakan untuk Menyalib Yesus Ditemukan di Biara Ceko )

“Saya berharap Natal yang dirayakan oleh warga Kristen kita dari berbagai sekte, tradisi dan gereja Kristen yang sejalan dengan kepercayaan mereka, dapat mengarah pada penguatan iklim solidaritas di Turki. Dengan perasaan dan pemikiran ini, saya sekali lagi mengucapkan selamat kepada semua warga Kristen kita dan seluruh dunia Kristen pada hari Natal dan berharap mereka damai, bahagia dan sejahtera," imbuh Erdogan, seperti dikutip Daily Sabah, Jumat (25/12/2020).

Malam Natal menjadi salah satu perayaan terpenting dalam budaya Kristen, yang dirayakan oleh sebagian besar orang Kristen non-Ortodoks pada 24 Desember setiap tahun.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Dituduh Spionase Iran,...
Dituduh Spionase Iran, 3 Orang Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup di Bahrain
Trump Kumpulkan Pejabat...
Trump Kumpulkan Pejabat AS di Situation Room Gedung Putih, Bahas Serangan Dahsyat ke Iran
Rekomendasi
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Berita Terkini
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved