Dilaporkan Hilang, Aktivis HAM Pakistan Ditemukan Tewas di Kanada

Rabu, 23 Desember 2020 - 14:26 WIB
loading...
Dilaporkan Hilang, Aktivis...
Dilaporkan hilang, aktivis HAM Pakistan Karima Baloch ditemukan tewas di Kanada. Foto/Dawn
A A A
OTTAWA - Seorang aktivis hak asasi manusia (HAM) asal Pakistan yang tinggal di Kanada ditemukan tewas setelah dilaporkan hilang selama akhir pekan lalu. Pihak kepolisian Toronto mengatakan mereka percaya kematiannya adalah masalah non-kriminal.

Karima Mehrab, seorang pengungsi dari wilayah Balochistan di Pakistan barat yang juga dikenal sebagai Karima Baloch, hilang pada hari Minggu di daerah tepi laut pusat kota Toronto. Polisi mengatakan jenazahnya ditemukan pada hari Senin.

Mehrab adalah seorang organisator pelajar terkemuka yang berkampanye untuk pemisahan Balochistan dari Pakistan, dan kemudian melarikan diri ke Kanada di tengah ancaman. Dia dinobatkan sebagai salah satu dari 100 wanita yang inspiratif dan berpengaruh tahun 2016 oleh BBC.



Polisi Toronto memberikan sedikit rincian tentang kematiannya. "Ini telah dianggap sebagai insiden non-kriminal," kata Mike Butt, seorang detektif, telepon seperti dikutip dari CNN, Rabu (23/12/2020).(Baca juga: Minta Muslim Pahami Al-Qur'an, Ulama Ini Dukung Normalisasi Pakistan-Israel )

Amnesty International (AI) Asia Selatan men-tweet bahwa kematian Baloch mengejutkan dan harus diselidiki secara efektif, sementara Dewan Hak Asasi Manusia Balochistan meminta pemerintah Kanada untuk menyelidiki kematiannya.

Ini adalah kematian kedua aktivis HAM Balochistan Pakistan di luar negeri selama tahun ini. Sebelumnya pada awal tahun ini Sajid Hussain, seorang jurnalis dan aktivis Balochistan yang tinggal di pengasingan di Swedia, ditemukan tenggelam di sana, menurut laporan media.(Baca juga: Pakistan kepada UEA: Kami Tak Akan Normalisasi dengan Israel! )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Bom Mobil Meledak di...
Bom Mobil Meledak di KA Militer Pakistan, 24 Orang Tewas
TAUD Serahkan Surat...
TAUD Serahkan Surat Penolakan Kehadiran Andrie Yunus di Pengadilan Militer
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah
Rekomendasi
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Infografis
3 Alasan Komodo hanya...
3 Alasan Komodo hanya Dapat Ditemukan di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved