Prancis Sebut Vaksin Saat Ini Bisa 'Taklukan' Covid-19 Jenis Baru

Selasa, 22 Desember 2020 - 02:36 WIB
loading...
Prancis Sebut Vaksin...
Menteri Kesehatan Prancis, Olivier Veran mengatakan bahwa vaksin Covid-19 saat ini seharusnya dapat bekerja terhadap varian baru Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
PARIS - Menteri Kesehatan Prancis , Olivier Veran mengatakan bahwa vaksin Covid-19 saat ini seharusnya dapat bekerja terhadap varian baru Covid-19. Hasil mutasi virus tersebut telah ditemukan di Inggris.

“Secara teori, tidak ada alasan untuk berpikir bahwa vaksin itu tidak efektif,” kata Veran saat melakukan wawancara dengan radio Europe 1, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (22/12/2020).

Veran juga mengatakan bahwa ada kemungkinan jenis baru Covid-19 sudah ada di Prancis, tapi belum terdeteksi. "Sangat mungkin virus itu beredar di Prancis," ucapnya. ( Baca juga: Masih Efektifkah Vaksin Covid-19 Cegah Strain Baru Coronavirus? )

Sementara itu, Menteri Transportasi Inggris, Grant Shapps mengatakan virus ini mungkin sudah menyebar ke tempat lain. "Inggris melihat mutasi Covid-19 ini lebih cepat dibandingkan dengan di negara lain. Tetapi, negara lain juga akan memiliki varian baru virus ini," kata Shapps.

Akibat kemunculan varian baru Covid-19 itu, yang menyebar lebih cepat dari varian yang lainnya, sejumlah negara memutuskan untuk menghentikan penerbangan dari dan ke Inggris. ( Baca juga: Jubir BPOM Tegaskan Tidak Hanya RI yang Memesan Vaksin COVID-19 dari Sinovac )

Sejauh ini tercatat Belanda, Iran, Kuwait, Kanada, dan Belgia telah mengeluarkan penghentian sementara penerbangan dari dan ke Inggris. Sedangkan Italia dan Jerman mengatakan sedang merencanakan larangan serupa.

Spanyol mengatakan bahwa sebagai tanggapan atas langkah beberapa negara UE, mereka telah meminta Komisi Eropa dan Dewan Eropa untuk tanggapan masyarakat yang terkoordinasi terhadap situasi baru.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Berita Terkini
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Infografis
Covid-19 Varian Baru...
Covid-19 Varian Baru Eris Bikin Kasus Melonjak di Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved