AS Mengaku Sudah Siap Hadapi Gelombang Serangan Balas Dendam Iran
Senin, 21 Desember 2020 - 18:51 WIB
loading...
Amerika Serikat (AS) menyatakan siap untuk bereaksi jika Iran melancarkan serangan untuk menandai pembunuhan Qasem Soleimani. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menyatakan siap untuk bereaksi jika Iran melancarkan serangan untuk menandai pembunuhan Qasem Soleimani. Soleimani, seorang jenderal Garda Revolusi Iran atau IRGC, tewas dalam serangan udara yang dilancar AS di Irak pada tahu lalu.
"Kami siap untuk membela diri, teman dan mitra kami di kawasan ini, dan kami siap untuk bereaksi jika perlu," kata Kenneth McKenzie, yang mengepalai Komando Pusat AS (Centcom).
"Penilaian saya adalah, kami berada dalam posisi yang sangat baik dan kami akan bersiap untuk tindakan apa pun yang mungkin dipilih oleh Iran atau kepanjangan tangan mereka," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (21/12/2020).
Dia mengatakan bahwa dirinya baru-baru ini mengunjungi Baghdad, di mana dia bertemu dengan pemimpin koalisi anti-ISIS, Paul Calvert, serta kepala staf militer Irak, Abdul Amir Yarallah. ( Baca juga: Orangtua di AS Harus Bayar Rp1 Miliar karena Buang Barang Porno Putranya )
McKenzie mengatakan, dia juga pergi ke Suriah untuk bertemu dengan pasukan Amerika yang ditempatkan di pangkalan kecil selatan di Al-Tanf, dekat perbatasan dengan Yordania dan Irak.
Sebagai tanda nyata kekhawatiran para pemimpin militer AS tentang niat Iran setelah pembunuhan Soleimani, kunjungan McKenzie ke Timur Tengah tidak diumumkan sebelumnya. ( Baca juga: Stimulus Jumbo AS Diharapkan Jadi Sentimen Positif Pasar )
Demikian pula kunjungan yang dilakukan pekan lalu oleh Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan AS, ke Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Israel dan Afghanistan dirahasiakan sampai dia meninggalkan wilayah tersebut.
"Kami siap untuk membela diri, teman dan mitra kami di kawasan ini, dan kami siap untuk bereaksi jika perlu," kata Kenneth McKenzie, yang mengepalai Komando Pusat AS (Centcom).
"Penilaian saya adalah, kami berada dalam posisi yang sangat baik dan kami akan bersiap untuk tindakan apa pun yang mungkin dipilih oleh Iran atau kepanjangan tangan mereka," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (21/12/2020).
Dia mengatakan bahwa dirinya baru-baru ini mengunjungi Baghdad, di mana dia bertemu dengan pemimpin koalisi anti-ISIS, Paul Calvert, serta kepala staf militer Irak, Abdul Amir Yarallah. ( Baca juga: Orangtua di AS Harus Bayar Rp1 Miliar karena Buang Barang Porno Putranya )
McKenzie mengatakan, dia juga pergi ke Suriah untuk bertemu dengan pasukan Amerika yang ditempatkan di pangkalan kecil selatan di Al-Tanf, dekat perbatasan dengan Yordania dan Irak.
Sebagai tanda nyata kekhawatiran para pemimpin militer AS tentang niat Iran setelah pembunuhan Soleimani, kunjungan McKenzie ke Timur Tengah tidak diumumkan sebelumnya. ( Baca juga: Stimulus Jumbo AS Diharapkan Jadi Sentimen Positif Pasar )
Demikian pula kunjungan yang dilakukan pekan lalu oleh Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan AS, ke Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Israel dan Afghanistan dirahasiakan sampai dia meninggalkan wilayah tersebut.
(esn)
Lihat Juga :