China Lockdown Dua Kota, Tanda-tanda Gelombang Kedua Pandemi Corona?
Rabu, 13 Mei 2020 - 20:08 WIB
loading...
A
A
A
Pada saat diberitakan, Shulan adalah satu-satunya daerah di China yang memiliki risiko tinggi, karena ruang publik telah ditutup dan penduduk telah diperintahkan untuk tinggal di rumah.
Kedua kota itu dekat dengan perbatasan China dengan Korea Utara (Korut) serta Rusia, dan karena itu mereka menangguhkan semua kereta penumpang yang keluar dan masuk.
"Kami sekarang dalam mode 'masa perang'," kata Wali Kota Shulan, Jin Hua, pada Senin lalu.
Dua kluster wabah China saat ini, di timur laut dan di provinsi Hubei, tempat pandemi itu muncul pada akhir 2019, terpisah ratusan kilometer. Ini memicu kekhawatiran bahwa gelombang kedua infeksi yang ditakuti itu mungkin terjadi di negara itu tidak lama setelah penguncian nasional dicabut.
Sekretaris Partai Komunis Wuhan, Zhang Yuxin, dipecat pada akhir pekan karena "kontrol yang buruk terhadap penyakit" setelah enam kasus baru dilaporkan terjadi di satu lingkungan Wuhan.
Kedua kota itu dekat dengan perbatasan China dengan Korea Utara (Korut) serta Rusia, dan karena itu mereka menangguhkan semua kereta penumpang yang keluar dan masuk.
"Kami sekarang dalam mode 'masa perang'," kata Wali Kota Shulan, Jin Hua, pada Senin lalu.
Dua kluster wabah China saat ini, di timur laut dan di provinsi Hubei, tempat pandemi itu muncul pada akhir 2019, terpisah ratusan kilometer. Ini memicu kekhawatiran bahwa gelombang kedua infeksi yang ditakuti itu mungkin terjadi di negara itu tidak lama setelah penguncian nasional dicabut.
Sekretaris Partai Komunis Wuhan, Zhang Yuxin, dipecat pada akhir pekan karena "kontrol yang buruk terhadap penyakit" setelah enam kasus baru dilaporkan terjadi di satu lingkungan Wuhan.
Lihat Juga :