Bungkam Soal Penindasan Muslim Uighur, OKI Dituding Bersekongkol dengan China

Sabtu, 19 Desember 2020 - 07:38 WIB
loading...
Bungkam Soal Penindasan...
Bungkam terhadap penindasan Muslim Uighur, OKI dituding bersekongkol dengan China. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Kelompok Muslim Amerika Serikat (AS) mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk bersuara lantang terkait penahanan massal Muslim Uighur oleh China . Mereka bahkan menuding OKI telah bersekongkol dengan China.

OKI yang terdiri dari 57 negara mayoritas Muslim selama ini kerap menangani kasus-kasus penganiayaan Muslim, mengkritik Israel dan

OKI terdiri dari 57 negara mayoritas Muslim dan sering menangani kasus-kasus di mana mereka percaya Muslim dianiaya, mengkritik Israel dan India.



Tetapi kelompok yang bermarkas di Arab Saudi belum menyuarakan kekhawatiran atas wilayah barat Xinjiang, China, di mana kelompok hak asasi mengatakan bahwa lebih dari satu juta orang Uighur dan Muslim berbahasa Turki lainnya ditahan di kamp-kamp sebagai bagian dari upaya untuk membasmi adat istiadat Islam dan mengintegrasikan komunitas itu secara paksa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved