Delegasi Taliban Kunjungi Islamabad

Kamis, 17 Desember 2020 - 10:43 WIB
loading...
Delegasi Taliban Kunjungi...
Delegasi Taliban mengunjungi Islamabad, Pakistan. Foto/Dawn
A A A
ISLAMABAD - Delegasi Taliban akan tiba di ibu kota Pakistan untuk kunjungan selama tiga hari. Kunjungan dilakukan di tengah jeda pembicaraan internal Afghanistan untuk melanjutkan konsultasi.

Menurut pernyataan kantor luar negeri Pakistan delegasi Taliban, yang dipimpin oleh pemimpin politik utama kelompok militan Mullah Abdul Ghani Baradar, akan bertemu Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan menteri luar negeri selama kunjungan tersebut.

Dua sumber politik Taliban di Doha mengatakan bahwa mereka juga akan mengadakan pertemuan di Pakistan di antara para pemimpin mereka.



Taliban terakhir mengunjungi Islamabad pada Agustus, tepat sebelum pembicaraan damai dengan pemerintah Afghanistan dimulai di Doha, Qatar, ketika Amerika Serikat (AS) mendorong penyelesaian politik sementara menarik pasukan dari negara yang dilanda perang itu.

Setelah mencapai kesepakatan tentang aturan dasar prosedural bulan ini, negosiator yang mewakili pemerintah Afghanistan dan Taliban beristirahat hingga 5 Januari ketika mereka akan terus mengerjakan agenda.(Baca juga: Pemerintah Afghanistan-Taliban Capai Kesepakatan Awal Pembicaraan Damai )

Sumber diplomatik mengatakan bahwa kedua belah pihak akan terus berkonsultasi dengan pimpinan mereka dan pemain kunci lainnya selama jeda.

Mereka menambahkan bahwa tahap selanjutnya akan sangat menantang karena kekerasan meningkat di seluruh negara dan pemerintah Afghanistan menyerukan gencatan senjata menjadi agenda utama, sementara Taliban mengatakan itu harus dibahas nanti.

Sumber politik Taliban mengatakan mereka akan mengangkat masalah meningkatnya kekerasan dengan para pemimpin militer mereka selama pertemuan kepemimpinan mereka.

“Komandan lapangan kami mulai melakukan lebih banyak serangan dan itu menimbulkan masalah bagi kantor kami di Qatar; Oleh karena itu, delegasi kami ingin melihat mereka dan mendiskusikannya dengan mereka," kata salah satu sumber seperti dikutip dari Reuters, Kamis (17/12/2020).

Ia menambahkan mereka tidak akan meminta serangan dihentikan sepenuhnya tetapi menjelaskan masalah dan menyarankan agar serangan itu lambat.

Seorang juru bicara Taliban tidak segera menanggapi permintaan komentar.(Baca juga: Taliban Sambut Baik Pengurangan Pasukan AS di Afghanistan )

Ashley Jackson, wakil direktur Pusat Studi Kelompok Bersenjata di Overseas Development Institute yang berbasis di London, mengatakan pertemuan para pemimpin Taliban yang lebih luas adalah kunci untuk bergerak maju.

"Taliban telah mampu bermain skate dengan hampir tidak membuat konsesi...mereka tidak akan dapat melakukannya lebih lama lagi, dan membangun konsensus tentang apa yang akan mereka setujui - atau tidak - sekarang penting," tuturnya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Rayakan Tumbangnya Bashar Al Assad di Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved