Prancis Nyatakan Dukung Omnibus Law RI

Rabu, 16 Desember 2020 - 21:11 WIB
loading...
Prancis Nyatakan Dukung...
Menteri Urusan Perdagangan Luar Negeri dan Investasi Prancis, Franck Riester menuturkan Paris menyambut baik dan mendukung penerapan Omnibus Law oleh Indonesia. Foto/Victor Maulana/Sindonews
A A A
JAKARTA - Menteri Urusan Perdagangan Luar Negeri dan Investasi Prancis , Franck Riester menuturkan, Prancis menyambut baik dan mendukung penerapan Omnibus Law oleh Indonesia. Undang-undang (UU) ini mendapat tentangan keras dari dalam negeri, karena dianggap merugikan pekerja.

Berbicara saat melakukan konferensi pers di Institut Prancis Indonesia, Riester mengatakan Omnibus Law adalah UU yang sangat baik.

Dia mengatakan, UU ini memberikan keamanan dan kejelasan kepada perusahaan, khususnya perusahaan asing yang ingin berinvestasi di Indonesia. ( Baca juga: J.P. Morgan Ramal Ekonomi RI Tumbuh 4%, Airlangga: Vaksin dan Omnibus Law Key Market Drivers )

"Karena perusahaan kami membutuhkan kemudahan, visibilitas, transparansi, keamanan dari investasi mereka dan UU ini, bagaimana ini akan diimplementasikan sangat penting," ucapnya pada Rabu (16/12/2020).

"Saya memiliki kesempatan untuk menyampaikannya kepada para menteri yang saya temui, bahwa di Prancis kami memiliki proses yang serupa untuk memfasilitasi perusahaan. Jadi, Prancis menjadi lebih atraktif untuk investasi asing langsung dan ini akan menciptakan pertumbuhan, kesejahteraan kepada semua orang pada akhirnya," sambungnya.

Riester kemudian mengatakan bahwa dia meyakini Omnibus Law akan menjadi aset bagi Indonesia di masa depan. ( Baca juga: RUU Omnibus Law Keamanan Laut, Mahfud MD: Sudah di Meja Presiden )

Selama kunjungan ke Indonesia, Riester sendiri melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, lalu Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, Mahendra Siregar dan beberapa pejabat Indonesia lainnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Viral KBRI Tokyo Umumkan...
Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang
Rekomendasi
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Berita Terkini
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved