Peretas Rusia Diduga Mata-matai Email Departemen Keuangan AS
Selasa, 15 Desember 2020 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Tidak jarang penyelidikan siber skala besar membutuhkan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk menyelesaikannya.
“Ini adalah cerita yang jauh lebih besar daripada satu agensi. Ini adalah kampanye spionase dunia maya besar-besaran yang menargetkan pemerintah AS dan kepentingannya,” kata salah satu orang yang mengetahui masalah tersebut.
“Peretas membobol software office NTIA, Microsoft Office 365. Email staf di agensi-agensi tersebut dipantau oleh peretas selama berbulan-bulan,” ungkap berbagai sumber tersebut.
Juru bicara Microsoft tidak menanggapi permintaan komentar. Begitu pula juru bicara Departemen Keuangan AS.
“Para peretas itu sangat canggih dan telah mampu mengelabui kontrol otentikasi platform Microsoft,” papar seseorang yang mengetahui kejadian tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak diizinkan berbicara pada pers.
“Ini adalah cerita yang jauh lebih besar daripada satu agensi. Ini adalah kampanye spionase dunia maya besar-besaran yang menargetkan pemerintah AS dan kepentingannya,” kata salah satu orang yang mengetahui masalah tersebut.
“Peretas membobol software office NTIA, Microsoft Office 365. Email staf di agensi-agensi tersebut dipantau oleh peretas selama berbulan-bulan,” ungkap berbagai sumber tersebut.
Juru bicara Microsoft tidak menanggapi permintaan komentar. Begitu pula juru bicara Departemen Keuangan AS.
“Para peretas itu sangat canggih dan telah mampu mengelabui kontrol otentikasi platform Microsoft,” papar seseorang yang mengetahui kejadian tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak diizinkan berbicara pada pers.
(sya)
Lihat Juga :