AS Resmi Cabut Sudan dari Daftar Negara Sponsor Terorisme

Senin, 14 Desember 2020 - 20:00 WIB
loading...
AS Resmi Cabut Sudan...
Amerika Serikat (AS) secara resmi mencabut penunjukan sponsor terorisme negara Sudan, 27 tahun setelah Washington memasukkan Khartoum dalam daftar hitamnya. Foto/REUTERS
A A A
KHARTOUM - Amerika Serikat (AS) secara resmi mencabut penunjukan sponsor terorisme negara Sudan , 27 tahun setelah Washington memasukkan Khartoum dalam daftar hitamnya. Pencabutan itu diumumkan Kedutaan Besar AS di Khartoum.

"Periode pemberitahuan kongres selama 45 hari telah berakhir," kata Kedutaan Besar AS di Khartoum dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Arab News pada Senin (14/12/2020)

"Menteri Luar Negeri (Mike Pompeo) telah menandatangani pemberitahuan yang menyatakan pembatalan penunjukan Sponsor Terorisme Negara Sudan berlaku mulai hari ini, yang akan diterbitkan dalam Daftar Federal," sambungnya,

Pada akhir Oktober lalu, Pompeo mengatakan bahwa AS telah memulai proses menghapus Sudan dari daftar Negara Sponsor Terorisme.( Baca juga: Trump Cabut Sudan dari Daftar Negara Sponsor Terorisme )

Sementara itu, Presiden AS, Donald Trump pada akhir Oktober mengatakan di Twitter bahwa Sudan setuju untuk membayar kompensasi USD 335 juta kepada warga AS yang menjadi korban teror dan keluarganya. “Setelah disimpan, saya akan mencabut Sudan dari Negara Sponsor Terorisme,” janjinya.

Rezim Sudan di bawah pemerintahan Omar al-Bashir dituduh oleh pemerintah AS bertanggung jawab atas serangan terhadap kepentingan AS termasuk serangan terhadap kapal perusak USS Cole pada tahun 2000 dan pemboman kedutaan AS di Kenya dan Tanzania pada tahun 1998.

AS telah memasukkan Sudan dalam daftar Negara Sponsor Terorisme sejak 1993 sebagai tuan rumah pemimpin organisasi teror al-Qaeda.( Baca juga: Dorongan AS untuk Normalisasi Hubungan dengan Israel Bikin Sudan Terpecah )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Istana Kepresidenan...
Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza
Rekomendasi
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved