Pesan 'Zodiac Killer' Terpecahkan setelah Lebih dari 50 Tahun

Sabtu, 12 Desember 2020 - 15:01 WIB
loading...
Pesan Zodiac Killer...
Kode pesan Zodiac Killer, pembunuh berantai di AS yang mengaku telah membunuh 37 orang pada akhir 1960-an. Foto/ABC.net.au
A A A
CALIFORNIA - Sebuah tim penggemar kriptografi mengumumkan bahwa mereka telah berhasil memecahkan salah satu pesan berkode yang dikirim lebih dari 50 tahun yang lalu oleh "Zodiac Killer".

Si "Zodiac Killer" adalah pembunuh berantai yang meneror California utara, Amerika Serikat (AS) pada akhir 1960-an.

Pesan berode itu dikirim pada November 1969 ke surat kabar San Francisco Chronicle oleh tersangka pembunuh berantai. Kodenya terdiri dari serangkaian huruf dan simbol samar. (Baca: Iran Gantung Ruhollah Zam, Sang Jurnalis Anti-Rezim Pemerintah )

Trio detektif dari tim penggemar kritografi tersebut berharap pesan berkode berisi identitas si pembunuh, yang melakukan setidaknya lima pembunuhan pada 1968 dan 1969 tetapi mengklaim total 37 pembunuhan dan menginspirasi pembunuh berantai lainnya.

Menurut mereka yang menyatakan telah memecahkan kode pesan "Zodiac Killer", pesan tersebut mencakup kebanggaan dan pembangkangan pihak berwenang tanpa petunjuk nyata tentang motif atau identitas.

Ini termasuk pesan berbunyi; "Saya harap Anda bersenang-senang dalam mencoba menangkap saya...Saya tidak takut dengan kamar gas karena itu akan mengirim saya ke surga lebih cepat karena saya sekarang memiliki cukup budak untuk bekerja untuk saya." (Baca juga: Jumlah Pemeluk Islam di Israel Meningkat, Ini Penyebabnya )

David Oranchak, 46, seorang desainer web Amerika, membutuhkan beberapa program komputer dan kerja bertahun-tahun untuk menguraikan kode kompleks yang mulai dia kerjakan pada tahun 2006.

Dia dibantu oleh Sam Blake, seorang matematikawan Australia, dan Jarl Van Eykcke, seorang ahli logistik Belgia. Mereka mengatakan kepada San Francisco Chronicle, yang mengonfirmasi penemuan tersebut dengan FBI.

Pesan pertama yang dikirim ke surat kabar California diterjemahkan oleh seorang guru sekolah dan istrinya pada tahun 1969.

“Saya suka membunuh karena itu sangat menyenangkan,” bunyi salah satu pesan berkode itu, yang lagi-lagi mengacu pada “budak” yang diklaimnya dikumpulkan untuk melayani dia di akhirat.

Tetapi kode yang digunakan dalam pesan pertama jauh lebih sederhana daripada kode untuk "340 cipher", disebut demikian karena mengandung 340 karakter yang tersebar di 17 kolom.

“Kami semua dalam komunitas kripto di Zodiac menemukan sandi tersebut memiliki langkah lain selain mencari tahu huruf apa yang termasuk dalam simbol, dan itulah yang kami temukan di sini,” kata Oranchak, seperti dikutip AFP, Sabtu (12/12/2020).

"340 Cipher" dibaca secara diagonal, dimulai dari pojok kiri atas dan menggeser satu kotak ke bawah dan dua kotak ke kanan.

Ketika bagian bawah tercapai, pembaca harus kembali ke sudut yang berlawanan. Demikian disampaikan ahli tersebut dalam video yang di-posting di saluran YouTube-nya.

Menurutnya, sistem pengkodean muncul khususnya dalam manual kriptografi untuk tentara AS yang berasal dari tahun 1950-an.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 2-2, Kamada Buyarkan Kemenangan De Oranje
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Berita Terkini
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved