Pompeo: Iran Bisa Makin Dekat untuk Peroleh Bom Nuklir
Sabtu, 12 Desember 2020 - 12:49 WIB
loading...
A
A
A
Retorika keras antara AS dan Iran telah meningkat sejak pertengahan November, ketika Teheran mengancam memberikan "tanggapan yang menghancurkan" menyusul laporan bahwa pemerintahan Trump telah mempertimbangkan serangan di situs nuklir utama Iran.
Pada hari Jumat, Pompeo juga menyerukan komunitas internasional untuk menghantam Iran dengan "tekanan diplomatik dan ekonomi yang berkelanjutan" jika gagal bekerja sama dengan IAEA.
Lebih lanjut, mantan direktur CIA ini mengatakan jika Iran menginginkan keringanan dari sanksi intenasional, maka harus mengubah perilakunya di sejumlah bidang, termasuk menyetujui untuk merundingkan kesepakatan nuklir baru yang mencakup pengembangan rudal balistik—sebuah langkah yang juga diserukan Jerman pekan lalu.
Teheran secara konsisten menolak negosiasi ulang perjanjian nuklir 2015 yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) ketika negara-negara penandatangan mempersiapkan kemungkinan bahwa Joe Biden dapat mendorong JCPOA untuk diperbarui setelah dia dilantik sebagai Presiden AS.
Pada 2018 Presiden Trump menarik AS keluar dari JCPOA. Perjanjian itu diteken 2015 oleh Iran, China, Prancis, Jerman, Rusia, Inggris, dan AS.
Pada hari Jumat, Pompeo juga menyerukan komunitas internasional untuk menghantam Iran dengan "tekanan diplomatik dan ekonomi yang berkelanjutan" jika gagal bekerja sama dengan IAEA.
Lebih lanjut, mantan direktur CIA ini mengatakan jika Iran menginginkan keringanan dari sanksi intenasional, maka harus mengubah perilakunya di sejumlah bidang, termasuk menyetujui untuk merundingkan kesepakatan nuklir baru yang mencakup pengembangan rudal balistik—sebuah langkah yang juga diserukan Jerman pekan lalu.
Teheran secara konsisten menolak negosiasi ulang perjanjian nuklir 2015 yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) ketika negara-negara penandatangan mempersiapkan kemungkinan bahwa Joe Biden dapat mendorong JCPOA untuk diperbarui setelah dia dilantik sebagai Presiden AS.
Pada 2018 Presiden Trump menarik AS keluar dari JCPOA. Perjanjian itu diteken 2015 oleh Iran, China, Prancis, Jerman, Rusia, Inggris, dan AS.
(min)
Lihat Juga :