Dewan HAM PBB Desak Prancis Ubah RUU Keamanan Baru

Kamis, 10 Desember 2020 - 21:59 WIB
loading...
Dewan HAM PBB Desak...
Dewan HAM PBB turut mendesak Prancis untuk menarik sebuah artikel dari rancangan undang-undang (RUU) keamanan baru mereka. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Dewan HAM PBB turut mendesak Prancis untuk menarik sebuah artikel dari rancangan undang-undang (RUU) keamanan baru mereka, yang berupaya melarang distribusi video dan foto yang mengidentifikasi petugas penegak hukum. Undang-undang keamanan tersebut telah memantik kontroversi di dalam negeri Prancis .

"Undang-undang itu harus dibicarakan oleh rakyat Prancis. Tapi, itu adalah Pasal 24, yang benar-benar kami khawatirkan, dan itulah mengapa kami menyebutkan bahwa harus ditinjau ulang dan, saya kira, harus ditarik," kata kepala Dewan HAM PBB, Michelle Bachelet.

Dia mendesak Prancis dan banyak negara lain untuk secara serius memeriksa praktik penegakan hukumnya, serta praktik diskriminatif sistemik dan bias terhadap kelompok ras tertentu. ( Baca juga: Kabinet Prancis Dukung Undang-undang yang Targetkan Ekstremisme )

"Dan tentu saja, kami mendesak otoritas Prancis untuk menghindari tindakan yang mengakibatkan stigmatisasi seluruh kelompok," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (10/12/2020).

Bachelet juga menyerukan langkah aktif untuk memastikan kelompok tidak distigmatisasi atau hak asasi mereka dilanggar karena individu tertentu. ( Baca juga: Erdogan Kecam Tindakan Rasis, Menpora Prancis: Salut dengan Sikap dan Solidaritas Pemain )

Pasal 24 dari RUU tersebut yang diusulkan dimasukkan atas desakan serikat polisi. Undang-undang ini menyatakan untuk "melindungi mereka yang melindungi kita" dan akan melarang publikasi gambar polisi atau pasukan penegak hukum lainnya di ketika sedang bertugas.

RUU tersebut melarang petugas polisi diidentifikasi dengan jelas untuk apa yang disebut "tujuan jahat". Hukuman penjara satu tahun dan denda sebesar USD sebagai hukuman karena menyebarkan gambar petugas polisi, yang berpotensi menyebabkan cedera fisik dan psikologis kepada petugas.

Pengajuan RUU tersebut menuai protes di seluruh Prancis. Para pengunjuk rasa juga marah tentang video yang menunjukkan polisi dengan kasar membubarkan kamp migran di Paris dan aksi pemukulan terhadap seorang produser musik kulit hitam.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
Makin Aman, WhatsApp...
Makin Aman, WhatsApp Rilis Dua Fitur Keamanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved