Rusia Sebut Israel Sumber Masalah di Timur Tengah

Rabu, 09 Desember 2020 - 07:39 WIB
loading...
A A A
"Di tengah pandemi, Barat berpegang teguh pada kebijakan ekonomi yang mencekik Suriah," imbuhnya.

Meskipun Washington tidak menentang kehadiran Moskow di Suriah, mereka berupaya menarik pasukan yang terkait dengan Teheran, seperti yang telah dikomunikasikan Departemen Luar Negeri AS kepada Newsweek.

Sikap oposisi pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap jejak Iran di Timur Tengah adalah salah satu alasan yang dikutip untuk kepergian sepihak Gedung Putih dua setengah tahun yang lalu dari kesepakatan nuklir 2015 yang ditandatangani oleh kedua negara, bersama dengan China, Prancis, Jerman, Rusia. dan Inggris.

Kesepakatan itu memberikan keringanan sanksi internasional kepada Iran sebagai imbalan untuk menyetujui secara substansial mengekang program nuklir yang selalu dibantah oleh para pejabat Teheran yang dimaksudkan untuk menghasilkan bom. Tetapi skeptisisme, terutama dari AS, Israel, dan monarki Muslim seperti Arab Saudi, terus menyelimuti niat Iran.

Dengan hanya beberapa minggu tersisa untuk pemerintahan Trump, ketakutan akan potensi konflik yang meletus tetap nyata di seluruh wilayah. Kekhawatiran semacam itu terutama terlihat sejak pembunuhan ilmuwan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh, akhir bulan lalu.

Tidak ada negara atau kelompok yang mengklaim pembunuhan itu, tetapi otoritas Iran menyalahkan Israel, bersama dengan seorang pembangkang.(Baca juga: Zionis Mulai Khawatir Iran Akan Serang Kepentingan Israel di Luar Negeri )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Arab Tak Bantu AS
Rekomendasi
FIP Bronze Banten 2026...
FIP Bronze Banten 2026 Hadirkan Persaingan Atlet Padel dari 30 Negara
Spanyol Berharap Jumpa...
Spanyol Berharap Jumpa Argentina di Final, Lamine Yamal: Saya Ingin Lawan Messi
Mengapa Safar Dijuluki...
Mengapa Safar Dijuluki Bulan Perang? Simak 9 Peristiwa Bersejarah Islam Ini
Berita Terkini
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved